Sabtu 06 Mar 2021 22:11 WIB

Pekanbaru Gelar Vaksinasi Sinovac bagi Pedagang Pasar

Antusiasme pedagang sangat baik saat hendak divaksin.

Pekanbaru Gelar Vaksinasi Sinovac bagi Pedagang Pasar (ilustrasi).
Foto: ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN
Pekanbaru Gelar Vaksinasi Sinovac bagi Pedagang Pasar (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,PEKANBARU -- Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, mulai melakukan penyuntikan vaksinSinovac bagi para pedagang yang diawali pelaksanaannya pada Sabtu di Pasar Wisata Pasar Bawah.

"Vaksinasi bagi pedagang ini untuk yang pertama, sengaja dimulai di Pasar Bawah karena pasar ini ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Muhammad Noer di Pekanbaru, Sabtu (6/3).

Dikatakan M Noer antusiasme pedagang sangat baik saat hendak divaksin, khususnya yang datang dari luar daerah karena mereka memiliki identitas diri lengkap saat didata."Pedagang tempatan di hari pertama memang masih kurang, tapi pedagang di luar Pasar Bawah banyak yang datang dengan membawa bukti identitas," kata M Noer.

Dikatakan dia, proses vaksinasi COVID-19 harus terus semakin menyasar kelompok-kelompok baru seiring program pemerintah hingga semuanya tervaksin.Dikatakannya, setelah memvaksin tenaga kesehatan, lalu kelompok pejabat dan pelayanan publik, seperti TNI, media, petugas Disdukcapil, Satpol PP dan sebagainya, maka pedagang juga memasuki tahapan yang harus disasar dalam program ini. "Pada tahap pertama di Pasar Bawah kami menargetkan ada 150 yang tervaksin," kata M Noer.

Ia berharap proses ini akan terus menyasar pasar-pasar lainnya di Kota Pekanbaru maupun tempat lain. Data yang dirangkum hingga 1 Februari 2021, dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru total vaksin yang diterima sudah mencapai 22.600 dosis.Jumlah vaksin awal diterima dari Pemprov Riau sebanyak 11.040 dosis.

Kemudian, tambahan vaksin diterima sebanyak 11.320 dosis. Lalu ada tambahan lagi 240 dosis sehingga totalnya 22.600 dosis. Sementara itu, Dinkes sudah mengirimkan 13.000 dosis vaksin Sinovac ke-21 Puskesmas dan 26 rumah sakit.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement