Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Normalisasi Kali Bekasi, Pondok Gede Permai Jadi Prioritas

Sabtu 06 Mar 2021 18:33 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Indira Rezkisari

Petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat.

Petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet saat terjadi banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pondok Gede Permai masuk prioritas karena tanggulnya sudah jebol.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Program pengendalian banjir di Kali Bekasi mulai dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) Kecamatan Jatiasih dan Pondok Mitra Lestari (PML) Kecamatan Bekasi Selatan menjadi lokasi yang diprioritaskan untuk dikerjakan segera.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menerangkan, dua kawasan tersebut menjadi prioritas lantaran tanggul yang digunakan untuk menahan limpasan air kali sudah jebol.

"Di PGP dan PML itu kan tanggulnya jebol. Apalagi ini kan musim hujannya belum selesai. Jadi salah satu yang prioritas dikerjakan itu di PGP dan PML," kata Tri, Jumat (5/3).

Jika dilihat dari kontraknya, BBWSCC sudah harus mengerjakan proyek normalisasi di Kali Bekasi sejak akhir Februari 2021 lalu. Namun, sebelum dikerjakan secara total, banjir terlanjur merendam dua kawasan tersebut pada dua bulan di awal tahun kemarin.

Politikus Partai PDIP itu mengatakan, penanggulangan tanggul jebol di PGP diatasi menggunakan geo bag yang bersifat semi permanen.
"Walaupun (di PGP) sifatnya sementara, tapi itu juga sudah semi permanen. Jadi awal dikasih geo bag, sekarang belakangnya sudah mulai dipermanen. Kemudian yang di PML juga roboh tuh, jadi juga dilakukan perbaikan karena melihat situasional yang ada," ungkap Tri.

Normalisasi Kali Bekasi sendiri dibagi menjadi 7 paket. Paket pertama akan dikerjakan lebih dulu di sepanjang kurang lebih 12 kilometer bibir Kali Bekasi. Mulai dari titik pertemuan Cileungsi-Cikeas (P2P) hingga Bendung Bekasi, yang menggelontorkan dana hingga Rp 600 miliar.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA