Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Jelang Lawan Burnley, Arteta Keluhkan Penampilan Arsenal?

Sabtu 06 Mar 2021 16:01 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta saat pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Manchester City di London, Inggris, 21 Februari 2021.

Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta saat pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Arsenal FC dan Manchester City di London, Inggris, 21 Februari 2021.

Foto: EPA-EFE/John Walton
Arteta mengatakan masih banyak yang harus ditingkatkan dari pemain Arsenal

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui timnya saat ini masih jauh dari apa yang dia harapkan. Menurutnya, masih banyak yang harus ditingkatkan, banyak kualitas untuk ditambahkan. Meskipun ia menilai tim sudah berada di jalur yang benar.

"Ya, saya pikir saya berada di jalur yang benar. Ketika Anda melihat pertandingan sebelumnya, Anda bermain melawan tim beberapa bulan yang lalu dan Anda melihat di mana tim sekarang, saya pikir itu selalu cara yang baik untuk melihat perkembangan dan saya telah melihatnya," kata Arteta dikutip dari Football London, Sabtu (6/3).

Tapi, kata dia, tim harus jauh lebih efisien dalam pengambilan keputusan, lebih cepat untuk membuka situasi ketika keuntungan ada, lebih banyak situasi untuk diselesaikan ketika keuntungan diperoleh.

Dia juga ingin tim lebih banyak kontrol dalan permainan, lebih banyak tindakan defensif di daerah lawan, lebih sedikit pelanggaran di bagian pertahanan sendiri. Sehingga, kata dia, masih banyak yang harus dilakukan agar lebih banyak gol harus lebih banyak kreativitas.

Arsenal telah mengungkapkan berapa biaya klub untuk memecat Unai Emery dan merekrut Mikel Arteta musim lalu. Mereka mengungkapkan dalam laporan mereka untuk tahun keuangan dari 2019 hingga 2020 bahwa kesepakatan itu akhirnya merugikan mereka 10,4 juta poundsterling secara keseluruhan.

Ini berkontribusi pada klub yang mengalami kerugian keseluruhan sebesar 47,8 juta poundsterling dari periode 1 Juni 2019 hingga 21 Mei 2020. Kerugian tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh keputusan untuk mengubah palungan dan staf pelatih, tetapi juga dampak keuangan dari pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.

Akun klub memperkirakan bahwa mereka juga kehilangan 14 juta poundsterling dalam pendapatan hari pertandingan, 34 juta poundsterling karena penangguhan pendapatan siaran, serta 6 juta poundsterling lebih lanjut di area penyiaran dan komersial lainnya.

Namun, ini diimbangi oleh pemotongan gaji pemain 12,5 persen yang diambil oleh para pemain menjelang dimulainya pandemi pada April 2020, yang dikatakan telah menghemat The Gunners 19 juta poundsterling.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA