Jumat 05 Mar 2021 19:59 WIB

BKSDA Amankan Macan Dahan Usai Mangsa Kambing Warga

BKSDA menangkap binatang dilindungi jenis Macan Dahan di Lima Puluh Kota

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Seekor Macan Dahan (Neofelis Nebulosa) berada di dalam kandang transit satwa BBKSDA. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Lima Puluh Kota menangkap seekor satwa liar yang dilindungi jenis Macan Dahan di daerah Ateh Padang, Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar pada Kamis (4/3).
Foto: Antara/Rony Muharrman
Seekor Macan Dahan (Neofelis Nebulosa) berada di dalam kandang transit satwa BBKSDA. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Lima Puluh Kota menangkap seekor satwa liar yang dilindungi jenis Macan Dahan di daerah Ateh Padang, Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar pada Kamis (4/3).

REPUBLIKA.CO.ID, LIMA PULUH KOTA -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Lima Puluh Kota menangkap seekor satwa liar yang dilindungi jenis Macan Dahan di daerah Ateh Padang, Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar pada Kamis (4/3).

Kepala Resort KSDA Limapuluh Kota, Martias mengatakan macan dahan ini telah rentan berkonflik dengan manusia karena telah memangsa 5 ekor ternak kambing. Warga sudah resah karena sejak Rabu (3/3) macan dahan itu sudah mulai menggerogoti kambing warga.

"Kejadiannya sudah 2 hari yang lewat, yaitu pada Rabu dan Kamis.  Kambing yang menjadi korban  ditemukan dalam keadaan mati dengan kepala terluka," kata Martias, Jumat (5/3).

Martias mengatakan peristiwa seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya di Lima Puluh Kota. Untuk mengamankan macan ini dari amukan warga, BKSDA memasangi perangkap.

BKSDA memasangi perangkap pada pukul 16.00 WIB kemarin sore. Selang 2,5 jam kemudian, sang macan berhasil masuk perangkap.

Usai dilakukan pemeriksaan, BKSDA menyatakan macan dahan tersebut dalam keadaan sehat. Satwa tersebut diduga berjenis kelamin jantan. Tinggi tubuh macan tersebut 70-80 cm. Saat ini macan tersebut masih dalam kerangkeng perangkap.

"Setelah berhasil tertangkap, macan dahan tersebut dilepasliarkan kembali pada pukul  15:00 WIB hari ini," ujar Martias.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement