Jumat 05 Mar 2021 16:30 WIB

Mirae Asset Sekuritas Tambah 5 Produk ETF Tahun Ini

diharapkan akan meningkatkan transaksi investasi Mirae.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan untuk bisa menambah minimal lima produk (exchange traded fund/ETF) pada tahun ini. Saat ini, Mirae Asset Sekuritas sudah menjadi diler partisipan transaksi satu ETF yaitu RD Indeks Nusadana ETF IDX30.
Foto: Antara/Muhammad Adimaja
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan untuk bisa menambah minimal lima produk (exchange traded fund/ETF) pada tahun ini. Saat ini, Mirae Asset Sekuritas sudah menjadi diler partisipan transaksi satu ETF yaitu RD Indeks Nusadana ETF IDX30.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menargetkan untuk bisa menambah minimal lima produk (exchange traded fund/ETF) pada tahun ini. Saat ini, Mirae Asset Sekuritas sudah menjadi diler partisipan transaksi satu ETF yaitu RD Indeks Nusadana ETF IDX30.

Penambahan produk ini diharapkan akan meningkatkan transaksi investasi perusahaan ke depannya. "Kami akan menambah lima produk ETF lagi sehingga bisa meningkatkan transaksi produk investasi pasar modal di Mirae Asset Sekuritas," kata Business Innovation Mirae Asset Sekuritas, Simon Gunawan, Kamis (5/3). 

Baca Juga

Pada tahun lalu, total nilai transaksi di Mirae Asset Sekuritas mencapai Rp 410 triliun. Capaian tersebut menjadikan Mirae Asset Sekuritas sebagai perusahaan efek terbesar dari sisi nilai transaksi saham di dalam negeri. 

Tahun lalu, angka itu meroket 97 persen dibanding 2019. Di awal tahun ini, nilai transaksi perusahaan sudah mencapai Rp 118 triliun sepanjang Januari 2021, hampir dua kali lipat dari sekuritas pesaing terdekatnya senilai Rp 73 triliun.  

Terkait penambahan produk ETF, Simon menjelaskan, Mirae Asset Sekuritas akan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan manajer investasi di Indonesia. Dengan kolaborasi ini, Simon optimistis perusahaan bisa meraih pangsa pasar yang besar di bisnis ETF.

Simon melihat bisnis ETF di Indonesia akan dapat berkembang cukup pesat. Hal tersebut didukung kesadaran masyarakat untuk berinvestasi terutama di industri pasar modal sudah cukup tinggi, terutama di kalangan muda. 

Penilaian Simon itu didasari meroketnya pertumbuhan pasar ETF dalam 4 tahun terakhir. Selama periode tersebut, menurut Simon, jumlah produk ETF mengalami peningkatan lebih dari empat kali lipat dari 10 produk menjadi 45 produk pada akhir tahun lalu. 

Simon melihat, produk ETF sangat cocok menjadi pilihan investasi investor pemula. Keuntungannya antara lain investasi yang otomatis terdiversifikasi (reksa dana), tidak perlu modal besar, dapat berfungsi sebagai instrumen investasi jangka panjang maupun trading harian, pengelolaan yang transparan, dan insentif pajak pada transaksi jual di pasar sekunder. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement