Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Bank Sampah Adakan Pelatihan Kreasi dari Kertas Bekas

Jumat 05 Mar 2021 12:55 WIB

Red: Gita Amanda

Bank Sampah Kedung Asri mengadakan kegiatan pelatihan membuat kreasi kerajinan dari sampah kertas bekas kepada 20 ibu-ibu anggota bank sampah.

Bank Sampah Kedung Asri mengadakan kegiatan pelatihan membuat kreasi kerajinan dari sampah kertas bekas kepada 20 ibu-ibu anggota bank sampah.

Foto: Rumah Zakat
Kegiatan memberikan alternatif bagi para ibu selama mendampingin anak di rumah

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang ditetapkan setiap tanggal 21 Februari turut diperingati juga oleh Bank Sampah Kedung Asri binaan Rumah Zakat di Desa Berdaya Kedungrejoso, Kabupaten Probolinggo. Senin (22/2), Bank Sampah Kedung Asri mengadakan kegiatan pelatihan membuat kreasi kerajinan dari sampah kertas bekas kepada 20 ibu-ibu anggota bank sampah.

Bertempat di rumah Lida, salah satu pengurus bank sampah di Dusun Panggung, pelatihan ini bekerja sama dengan teman-teman dari Pengurus Komunitas Bank Sampah Kabupaten Probolinggo sebagai narasumber pelatihan. Selain bertujuan untuk mengurangi dampak dari sampah kertas yang banyak dihasilkan rumah tangga, pelatihan ini juga memberikan alternatif kegiatan bagi ibu-ibu selama di rumah dan dalam mendampingi putra-putrinya belajar di rumah.

"Saya sering stres di runah setiap hari hanya bolak-balik ngajari anak belajar daring. Dengan pelatihan ini kan bisa nanti saya sambil ajarkan ke anak-anak di rumah," kata Siti Aminah, peserta pelatihan dari dusun Krajan ini.

Baca Juga

Mas Aziz, ketua komunitas Bank Sampah Kabupaten Probolinggo yang hadir langsung saat pelatihan ini mengapresiasi Bank Sampah Kedung Asri yang masih terus berkegiatan di tengah banyaknya bank sampah yang mati suri efek pandemi. "Salut buat BSKA dan Rumah Zakat yang terus bergerak dalam kegiatan peduli lingkungan dari sampah hingga saat ini," kata Aziz.

Meski pelatihan hanya berlangsung selama dua jam, namun antusias peserta memberikan dampak positif dengan terciptanya beberapa produk dari kertas bekas seperti wadah tisu, tempat pensil serta
gantungan kunci cantik hasil kreasi para peserta.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA