Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Timnas Gagal Tanding, Pengamat: Memalukan!

Jumat 05 Mar 2021 05:35 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

Logo PSSI

Logo PSSI

Kegagalan itu terjadi karena kebodohan dan kelalaian PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menuai kritik setelah laga uji coba antara tim nasional U-22 Indonesia melawan Tira Persikabo gagal digelar. Laga tersebut dijadwalkan bergulir di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (3/3) malam WIB. Tapi, laga dipastikan batal beberapa saat sebelum kick-off karena PSSI belum mengantongi izin dari pihak kepolisian.

Pengamat Sepak Bola Nasional Akmal Marhali mengatakan, itu adalah hal yang sangat memalukan bagi federasi sepak bola Indonesia. Ia menyebut itu terjadi karena kebodohan dan kelalaian PSSI. Menurutnya, kejadian ini akan membuat kepercayaan publik kepada PSSI semakin berkurang.

"Kasus ini harus jadi pelajaran buat PSSI dan juga PT LIB agar tidak menganggap remeh perizinan meskipun secara umum pihak kepolisian sudah merestui sepak bola bisa kembali digelar," kata Akmal saat dihubungi, Kamis (4/3).

"Ini sangat memalukan. Akibat menganggap sepele, trust ke PSSI jadi semakin rendah dan, ini tidak boleh terulang lagi. Apalagi, dalam kondisi yang extraordinary seperti saat ini," katanya menambahkan.

Timnas U-23 juga dijadwalkan untuk uji coba kedua melawan Bali United, Jumat (5/3), di tempat yang sama. Tapi, dengan batalnya laga uji coba melawan Tira Persikabo, laga melawan Bali United juga menghadapi ketidakjelasan. Akmal mengatakan, PSSI seharusnya bisa bertindak lebih profesional.

"PSSI harus menjadi contoh (teladan) anggotanya. Komunikasi kepada pihak terkait harus dijalankan dengan baik. Jangan anggap sepele, semua aturan harus dijalankan dengan benar. Agar kasus batalnya laga timnas tak berulang, PSSI harus segera melakukan langkah-langkah perizinan mulai hari ini untuk Piala Menpora," katanya.

PSSI pun telah mengakui kelalaian mereka yang baru mengurus izin siang harinya. Permintaan maaf disampaikan oleh Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi. PSSI menyadari kesalahan mereka yang Mabes Polri belum mengizinkan pertandingan. "Mungkin karena izin kami (PSSI) terlalu mendadak sehingga Mabes Polri perlu melakukan kajian lebih mendalam sebelum mengeluarkan izin," kata Yunus.

"Dengan ini PSSI meminta maaf kepada Mabes Polri yang sudah direpotkan," katanya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai penjadwalan ulang laga uji coba tersebut. Yunus mengatakan kepada Republika.co.id, hal itu akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

 Namun, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri kedapatan mengunggah foto melalui status di Instagram pribadinya pada Kamis (4/3) siang dengan tulisan 'Alhamdulillah uji coba melawan Tira Persikabo tanggal 5 Maret dan Bali United 7 Maret'.

Tapi, tak lama kemudian unggahan itu sudah dihapus kembali. "Belum. Tunggu saja," kata Indra ketika dikonfirmasi terkait kepastian penjadwalan ulang laga uji coba timnas U-22.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA