Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Sunday, 6 Ramadhan 1442 / 18 April 2021

Deputi Orange County Diskors Terkait Unggahan Soal Muslim

Kamis 04 Mar 2021 20:38 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Deputi Orange County Dipecat Terkait Unggahan Soal Muslim. Ilustrasi Islamofobia

Deputi Orange County Dipecat Terkait Unggahan Soal Muslim. Ilustrasi Islamofobia

Foto: Foto : MgRol_94
Deputi tersebut dinilai berperilaku tidak pantas dan tidak hormat terhadap Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sheriff Orange County, AS memberhentikan Deputi Michael Johnson selama 150 jam tanpa bayaran. Keputusan tersebut diambil setelah pengacara hak sipil di Council on American-Islamic Relations (CAIR) meminta penyelidikan atas unggahannya di Facebook tentang Muslim.

Orlando Sentinen melaporkan tim penyelidikan internal menemukan Johnson berperilaku tidak pantas dan tidak hormat terhadap Muslim. Dalam unggahan pada Februari 2020 di laman Facebook pribadinya, Johnson menulis “Muslim mengambil alih Amerika.” Dia juga menyebut Muslim sebagai orang yang paling tidak toleran dalam hal agama lain.

“Bangunkan Amerika, Demokrat hanya peduli tentang pemungutan suara. Tapi orang-orang radikal ini mengambil alih Amerika Serikat. Tidak ada siapa pun yang menghentikan ini. Donald J Trump sebagai presiden selama empat tahun lagi!” tulis Johnson dalam unggahannya.

Baca Juga

Ketika diwawancarai oleh tim penyelidik, Johnson mengakui unggahannya menyinggung semua Muslim. “Saya mencoba menggambarkan sebagian kecil Muslim yang radikal,” kata Johnson.

Selain itu, di Facebook, Johnson sering mengunggah terkait pekerjaannya. Misal, unggahan foto dia mengenakan seragamnya.

Sheriff John Mina mengatakan dia memperbarui kebijakan media sosial setelah menjabat pada 2018. Dia memperingatkan Johnson bahwa dia tidak akan ragu untuk memberikan disiplin “sangat keras” karena pelanggaran.

Johnson, seorang veteran 20 tahun juga ditempatkan pada tiga bulan masa percobaan disiplin yang melarang dia dari tunjangan tertentu. Misal, bekerja di luar tugas atau membawa pulang kendaraan patrolinya. Mina menyebut Johnson tidak memiliki riwayat perilaku intoleran lain.

The Sentinel melaporkan setidaknya lima deputi lainnya bereaksi dengan emoji pada unggahan Johnson. Tak satu pun dari deputi tersebut melaporkan unggahan Johnson dan tidak ada yang mengatakan mereka mengkhawatirkan unggahan itu saat diwawancara oleh penyelidik internal.

Penyelidikan dimulai ketika pengacara hak sipil CAIR mengirim 10 tangkapan layar aktivitas Facebook Johnson ke agensi. Pengacara Taj Murphy mengatakan Johnson membuat pernyataan kebencian, rasis, dan anti-Muslim di unggahannya dan di bawah otoritas Kantor Sheriff Orange Country.

Kantor sheriff hanya menemukan tiga unggahan. Satu dari unggahan itu menyebabkan skors sementara. Sementara dua unggahan lain dengan “konten meragukan” melibatkan komentar Johnson tentang imigran yang tidak memiliki dokumen ditangkap di Wisconsin. Dalam utas komentara, Johnson berpendapat terkadang wanita berbohong tentang pelecehan seksual.

Tim penyelidik menentukan unggahan tersebut terutama berisi pernyataan politik atau dukungan dari sudut pandang politik. Murphy mengatakan dia masih ingin melihat agensi menerima undangan untuk memberikan pelatihan Islam 101 kepada para deputi. Dia senang melihat Johnson mendapat lebih dari sekedar teguran. “Saya memuji Orange County atas tanggapan mereka terhadap masalah ini,” kata Murphy. 

sumber : AP
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA