Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Wapres: Masyarakat Jangan Hindari Vaksinasi

Kamis 04 Mar 2021 20:36 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.Ma'ruf Amin mengajak peran serta masyarakat untuk memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Selain berbagai upaya pemulihan oleh Pemerintah, Wapres berharap  masyarakat mendukung vaksinasi sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.Ma'ruf Amin mengajak peran serta masyarakat untuk memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Selain berbagai upaya pemulihan oleh Pemerintah, Wapres berharap masyarakat mendukung vaksinasi sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika
Wapres Maruf Amin ingatkan vaksinasi penting untuk mempercepat herd immunity

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak peran serta masyarakat untuk memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Selain berbagai upaya pemulihan oleh Pemerintah, Wapres berharap  masyarakat mendukung vaksinasi sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

"Jadi masyarakat jangan menghindari vaksin, justru harus berbondong-bondong ingin segera divaksin supaya herd immunity-nya segera terbentuk, kekebalan komunitas," ujar Ma'ruf dalam Dialog Spesial Indonesia Bicara yang disiarkan daring, Kamis (4/3).

Ma'ruf mengatakan, vaksinasi merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya memulihkan ekonomi nasional. Karenanya, jika vaksinasi berjalan dengan baik dan pandemi berakhir, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Ini semua bagian-bagian tak terpisahkan, kalau semua berjalan dengan baik, kita pasti akan tercapai," ujar Ma'ruf.

Karena itu, Ma'ruf juga meminta semua pihak bersama-sana menggerakkan dan meyakinkan masyarakat untuk semangat pemulihan ekonomi. Ma'ruf melanjutkan, jangan kemudian membuat isu-su pesimisme yang membuat kekhawatiran berlebihan.

"Supaya mendorong semangat ini, jangan sampai justru membuat isu pesimisme atau kekhawatiran berlebihan, ini barangkali masyarakat harus lebih obyektif," katanya.

Ia meyakini jika semangat dan pandangan ini searah dengan upaya yang dilakukan maka cita cita memulihkan ekonomi akan tercapai.

"Jika semua berjalan dengan baik, pasti akan tercapai, bahkan lebih dari apa yang kita perkirakan kalau kita mau bangun semangat yamg sama, pandangan yang sama persiapan optimal dari semua pihak yang tanda-tandanya sudah terlihat sehingga ke depan itu akan lebih baik," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA