Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Koeman Alami Momen Terbaik Sepanjang Melatih Barca

Kamis 04 Mar 2021 19:06 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Oscar Mingueza (kiri) melanggar Lucas Ocampost (kanan) pada laga leg kedua Piala Raja antara FC Barcelona melawan Sevilla CF di Camp Nou stadium, Barcelona, Spanyol,  Kamis (4/3) dini hari WIB.

Oscar Mingueza (kiri) melanggar Lucas Ocampost (kanan) pada laga leg kedua Piala Raja antara FC Barcelona melawan Sevilla CF di Camp Nou stadium, Barcelona, Spanyol, Kamis (4/3) dini hari WIB.

Foto: Reuters/ALBERT GEA
Juru taktik asal Belanda ini tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Barcelona baru saja mengukir hasil impresif. El Barca lolos ke final Copa Del Rey usai menyingkirkan Sevilla secara dramatis.

Sebelumnya pada leg pertama di Ramon Sanchez Pizjuan, Blaugrana kalah 0-2 dari wakil Andalusia itu. Tugas berat bagi Raksasa Katalan untuk membalikkan keadaan.

Lionel Messi dan rekan-rekan mampu mewujudkan asa tersebut. Skuat polesan Ronald Koeman berjaya pada leg kedua.

Barcelona menghajar Sevilla, tiga gol tanpa balas di Stadion Camp Nou, Kamis (4/3) dini hari WIB. Dengan demikian Barca unggul agregat 3-4.

Selepas pertandingan, Koeman bereaksi. Juru taktik asal Belanda ini tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.

"Ini malam terbaik saya sebagai pelatih Barcelona," kata sang meneer, dikutip dari Barca Universal. 

Ia tak bisa meminta lebih dari pemainnya. Apa yang ditunjukkan Gerard Pique cs, sudah cukup membuatnya merasa puas.

Sepanjang laga, Blaugrana tampil dominan. Koeman menegaskan timnya layak melenggang ke partai puncak Copa del Rey.

"Kami tim yang lebih baik dalam dua pertandingan," ujarnya.

Urusan di pentas domestik, sejenak berakhir manis. Raksasa Katalan masih memiliki pekerjaan di Eropa.

Barcelona kalah 1-4 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Masih ada leg kedua di markas PSG.

"Kami akan berupaya meraih kemenangan. Kami melihat apakah ada peluang lolos, selama pertandingan. Jika tidak, kami harus melanjutkan hidup," ujar Koeman.

Ia mencoba realistis. Menurut sang meneer, membalikkan skor 0-2 lebih mudah ketimbang, 1-4. Tapi segala sesuatu bisa terjadi dalam 90 menit di Parc des Princes.

Koeman enggan jemawa. Baginya, Les Perisiens tak mudah ditaklukkan karena memiliki skuad dengan kualitas mentereng.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA