Tuesday, 8 Ramadhan 1442 / 20 April 2021

Tuesday, 8 Ramadhan 1442 / 20 April 2021

Jelang Kontra Spurs, Pelatih Fulham Cemaskan Bale

Kamis 04 Mar 2021 17:53 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Fulham Scott Parker pergi pada akhir pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Fulham dan Leicester City di stadion Craven Cottage di London, Rabu, 3 Februari 2021.

Manajer Fulham Scott Parker pergi pada akhir pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Fulham dan Leicester City di stadion Craven Cottage di London, Rabu, 3 Februari 2021.

Foto: AP/Glyn Kirk/Pool AFP
Kebetulan winger asal Wales ini mulai kembali ke performa terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Beberapa jam lagi Fulham melanjutkan petualangannya di Liga Primer Inggris. Tim yang musim lalu bermain di Divisi Championship itu bakal meladeni ketangguhan Tottenham Hotspur di Craven Cottage, Jumat (5/3) dini hari WIB.

Pelatih tuan rumah, Scott Parker mengetahui kualitas lawan mereka. Sebuah klub berisikan para jugador kelas wahid.

Salah satunya Gareth Bale. Kebetulan winger asal Wales ini mulai kembali ke performa terbaik.

Parker mewaspadai hal itu. "Saya bermain dengannya di Spurs. Saya tahu betul kualitasnya," kata juru taktik yang membela Tottenham dari 2011 hingga 2013 itu, dikutip dari laman resmi Fulham, Kamis (4/3).

Bale salah satu pemain kelas dunia. Kapten Wales itu meraih segalanya saat berkostum Real Madrid.

Namun dalam dua musim terakhir di Madrid, sang winger dipinggirkan. Pelatih Zinedine Zidane tak banyak mengandalkannya.

Walhasil pada September 2020, ia kembali ke Spurs. Butuh beberapa bulan baginya, untuk mencapai performa yang ia tunjukkan belakangan.

Teranyar, dua kali ia mengoyak gawang Burnley di liga domestik. Namun Parker menyadari, daya ledak kubu tamu bukan cuma Bale seorang.

Ia menyinggung Son Heung Min, Harry Kane, dan Tanguy Ndombele. "Kami siap menghadapi tim yang sangat bagus," ujar Parker.

Fulham ada di zona merah. Tepatnya di posisi ke-18 klasemen sementara Liga Inggris.

Jelas, Parker berupaya menjauhkan pasukannya dari jurang degradasi. Masih ada 12 pertandingan tersisa.

Segala sesuatu dapat terjadi dalam dua bulan ke depan. Tanda-tanda pemulihan di tubuh the Whites mulai terlihat.

Ruben Loftus-Cheek tak terkalahkan di lima pertandingan terakhir, liga domestik. Sebanyak dua laga berhasil mereka menangkan. Sisanya tiga duel berkesudahan imbang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA