Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Sampai 2024 Pertamina Butuh Belanja Modal Rp 1.288 Triliun

Kamis 04 Mar 2021 12:44 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Logo Pertamina

Logo Pertamina

Foto: Pertamina.com
Kas internal Pertamina hanya mampu memenuhi 38 persen kebutuhan belanja modal ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) hingga 2024 ke depan punya 14 proyek yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tiga proyek strategis perusahaan. Untuk bisa merealisasikan proyek ini Pertamina butuh dana sebesar 92 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.288 triliun (kurs Rp 14.000 per dolar AS).

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini menjelaskan dari 92 miliar dolar AS ini, dari kantong kas internal Pertamina hanya mampu mengcover 38 persen saja. Sisanya, Pertamina butuh sokongan suntikan dana dari kerja sama maupun skema investasi dan pinjaman.

"Dalam lima tahun kedepan kami butuh kira kria 92 miliar dolar AS. Namun, internal funding kami hanya mampu mencover 38 persen. Selebihnya 62 persen kami terbuka kerjasama baik dari external funding, maupun memanfaatkan fasilitas pendanaan yang ada dari INA maupun SMI," ujar Emma dalam webinar UI, Kamis (4/3).

Baca Juga

Ia mengatakan Pertamina sangat terbuka dengan kerjasama dari pihak luar. Baik itu kerjasama secara financial maupun dari sisi teknologi. 

Di sisi lain, selain mengandalkan internal funding dan partnership Pertamina juga mengambil pembiayaan seperti global bond, corporate loan dan structure project financing.

"Jadi kedepan porsi equity, partnership yang akan kita galakan. Juga untuk meningkatkan lavarage balance sheet kami dan juga teknologi partnership," ujar Emma.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA