Kamis 04 Mar 2021 10:04 WIB

IHSG Melemah Tertekan Aksi Ambil Untung

IHSG dibuka melemah dan terus terkoreksi 0,62 persen ke posisi 6.339,77.

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta. ilustrasi
Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta. ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) begerak di zona merah pada perdagangan sesi pertama pagi ini, Kamis (4/3). IHSG dibuka melemah dan terus terkoreksi 0,62 persen ke posisi 6.339,77. 

Pergerakan IHSG ini mendapat tekanan indeks saham LQ45 yang melemah 1,11 persen. Kepala riset Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan pelemahan ini dipicu oleh aksi ambil untung setelah IHSG menguat beberapa waktu terakhir. 

Baca Juga

"Secara teknikal IHSG berpotensi bergerak tertahan dibayangi aksi profit taking," kata Lanjar, Kamis (4/3). 

Meski demikian, Lanjar melihat, investor masih berekspektasi relaksasi pajak pemerintah akan memicu pertumbuhan bisnis di sektor otomotif dan properti. Kepercayaan investor domestik cenderung kuat di tengah prospek pemulihan ekonomi yang lebih cepat.

Sementara itu, Kepala riset Kiwoom Sekuritas, Ike Widiawati, mengatakan pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan bursa saham Asia yang cenderung melemah mengikuti pergerakan Wall Street. Dalam perdagangan semalam, Wall Street kompak ditutup melemah.

Indeks S&P 500 ditutup melemah 1,31 persen atau sebesar 50,57 poin menjadi 3.819,82. Dow Jones juga terkoreksi 121,43 poin atau 0,39 persen menjadi 31.270,09. Sedangkan Nasdaq turun paling tajam sebesar 2,7 persen menjadi 12.997,75. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement