Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Lurah Dituntut Kreatif dan Mampu Setingkat Kepala OPD

Kamis 04 Mar 2021 08:26 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Hiru Muhammad

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan wakilnya Armudji resmi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2) sore.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan wakilnya Armudji resmi dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/2) sore.

Foto: Humas Pemprov Jatim
Para lurah diminta tidak hanya duduk di belakang meja saja.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA--Setelah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut kreatif, kini Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta para lurah bisa menjadi kepanjangan tangan Pemkot Surabaya dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Sebab, ia memastikan ke depannya beberapa layanan masyarakat akan diletakkan di kantor kelurahan. Termasuk pelayanan Dispendukcapil. “Nah, jika lurah menjadi garda terdepan, maka lurah juga harus punya kemampuan yang sama dengan Camat dan Kepala OPD,” kata Eri di Surabaya, Kamis (4/3).

Eri meminta para lurah tidak hanya duduk di belakang meja saja. Apalagi, lurah itu penguasa wilayah yang harus tahu betul apa yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Ia meminta para lurah harus tahu masalah yanga ada di sekitarnya. Seperti tempat terjadi genangan air saat hujan, termasuk rumah-rumah ibu hamil dan lansia yang sewaktu-waktu membutuhkan pertolongan.“Jadi, harus dekat dengan warga. Kalau warga lagi kesusahan terus kita datang membantu, warga pasti hatinya adem, nah itu yang harus kita terapkan ke depannya,” ujar Eri.

Ia juga meminta kepada para lurah untuk selalu menjadi pemimpin yang solutif, sehingga ketika ada warga yang mengeluhkan masalahnya, bisa memberikan solusi. “Seorang pemimpin itu harus hadir dengan penuh solutif. Harus hadir untuk mensejahterakan warga Kota Surabaya, bukan membebani warga,” kata dia

Eri juga berharap ke depannya para lurah bisa gotong-royong dan berkolaborasi dengan lurah lainnya. Tujuannya utamanya, kata dia, yaitu untuk mensejahterakan warga Kota Surabaya. “Mari kita bersama-sama membangun Kota Surabaya,” ujarnya.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA