Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Lee Seung-gi Terkejut Saat Baca Naskah Mouse

Kamis 04 Mar 2021 08:11 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Lee Seung-gi mengaku 'Mouse' adalah karya terunik baginya.

Lee Seung-gi mengaku 'Mouse' adalah karya terunik baginya.

Foto: Kpop Behind
Lee Seung-gi mengaku 'Mouse' adalah karya terunik baginya.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Aktor Lee Seung-gi menyebut proyek serial thriller "Mouse" adalah karya paling unik yang pernah dimainkan. Ia cukup kaget saat membaca naskah.

“Saya terkejut ketika pertama kali membaca naskahnya. Kisahnya berbeda dari proyek lain yang pernah saya kerjakan," kata aktor itu dilansir The Korea Times, Kamis (4/3).

Dia mengatakan, cara serial itu mengungkapkan pesannya jauh lebih jelas dan intens. Karena itu, dia memutuskan untuk bergabung dengan proyek tersebut.

Baca Juga

“Mouse” yang tayang perdana pada Rabu (3/3) itu berkisah tentang pengejaran “kucing-tikus” antara pembunuh psikopat terkenal dan dua petugas polisi, yaitu polisi muda yang gigih, Jung Ba-reum (Lee Seung-gi) dan seorang detektif gaduh, Go Mu-chi (Lee Hee-jun). Suatu hari, peristiwa tak terduga memengaruhi Ba-reum dan Mu-chi saat mengejar si pembunuh, yang mengubah hidup mereka.

Sutradara Choi Joon-bae menjelaskan pernyataan dari pembunuh psikopat telah menuntunnya dan penulis Choi Ran untuk menulis plot serial tersebut. “Ada pembunuh psikopat. Ketika ditanya apakah dia merasa bersalah atas kejahatannya, dia menjawab 'sungguh menyedihkan bahwa saya tidak bisa keluar dan menikmati musim bunga sakura’," ujar sutradara Choi.

Sutradara Choi mengatakan, serial itu akan menunjukkan bagaimana penulis Choi Ran, yang marah memasukkan emosinya atas jawaban pembunuh itu ke dalam cerita. Episode pertama serial itu diberi peringkat R karena ada kebrutalan adegan pembunuhan, menjadikannya karya R-rated pertama Lee Seung-gi dalam 17 tahun karir aktingnya.

"R-rating juga menjadikan ini karya terunik karena ini adalah karya pertama saya," kata Lee Seung-gi.

Terkadang, dia mengatakan genre thriller membutuhkan adegan kekerasan untuk menarasikan pesan penulis. Karena itu, dia bersyukur jaringan televisi memutuskan untuk menggunakan level rating.

Lee yang sangat senang dengan penayangan dramanya itu penasaran melihat reaksi penonton terhadap image barunya. Selama ini, dia dikenal sebagai pria yang jenaka dan ceria melalui acara TV.

Sutradara Choi meyakini penonton akan ngeri dan takut menyaksikan adegan brutal, tetapi pada saat yang sama, menurut dia, penonton akan tenggelam dalam cerita drama itu.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA