Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Cuaca Ekstrem, Produksi Cabai Madiun Turun Hingga 50 Persen

Rabu 03 Mar 2021 21:48 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Produksi cabai merah dan keriting di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, turun hingga 50 persen akibat cuaca ekstrem. (ilustrasi).

Produksi cabai merah dan keriting di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, turun hingga 50 persen akibat cuaca ekstrem. (ilustrasi).

Foto: ANTARA/Prasetia Fauzani
Saat cuaca normal, produksi cabai di Kabupaten Madiun mencapai 20 ton per hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- Produktivitas petani cabai merah dan keriting di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, turun hingga 50 persen. Hal tersebut sebagai dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun Sumanto mengatakan saat cuaca normal yang mampu mencapai 20 ton per hektare. 

"Komoditas tertentu seperti tanaman hortikultura cabai sangat rawan terhadap cuaca ekstrem tersebut hingga gagal panen," ujar Sumanto di Madiun, Rabu (3/3).

Menurut dia, cuaca esktrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi sangat berpengaruh terhadap sektor pertanian. Terjadinya gagal panen pada tanaman cabai disebabkan karena tanaman tersebut sensitif terhadap curah hujan.

Banyak cabai yang membusuk sehingga tidak dapat dipanen dan berakibat pada naiknya harga cabai di pasaran karena stok berkurang. Selain itu, kelembapan di musim hujan juga membuat banyak jenis hama berkembang biak dan menyebar cepat, seperti hama wereng.

Sumanto mengatakan, cuaca ekstrem membuat petani merugi. "Sebab, produktivitas cabai menurun sementara biaya produksi meningkat untuk membasmi hama," kata dia.

Selain cabai, tanaman hortikultura lainnya yang terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Madiun adalah bawang merah, tomat, dan sejumlah buah-buahan seperti melon, manggis, dan alpukat. Data dinas setempat mencatat luas lahan tanam cabai di Kabupaten Madiun mencapai lebih dari 331 hektare yang berada di Kecamatan Gemarang, Kare, Dolopo, Kebonsari, Dagangan, dan Pilangkenceng.

Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Madiun hingga Rabu (3/3) terpantau masih tinggi. Harga cabai keriting mencapai Rp 50 ribu per kilogram, cabai merah Rp 40 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp100 ribu per kilogram.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA