Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Tuesday, 24 Zulhijjah 1442 / 03 August 2021

Jabar Dukung Uji Klinis Fase III Vaksin oleh Unpad

Rabu 03 Mar 2021 20:14 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda

Peneliti utama (principal investigator) uji klinis fase III vaksin rekombinan Covid-19 Rodman Tarigan memberikan pemaparan saat jumpa pers di Gedung Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad, Jalan Prof Eyckman, Kota Bandung, Rabu (3/3). Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad) segera melaksanakan uji klinis fase III vaksin rekombinan Covid-19 yang dikembangkan produsen vaksin asal Tiongkok, Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co., Ltd. Uji klinis tersebut dijadwalkan akan dimulai pada awal Maret 2021 dengan target 4.000 subjek relawan yang terbagi di dua wilayah yakni Jakarta dan Bandung. Foto: Abdan Syakura/Republika

Foto:
Unpad akan melakukan uji klinis untuk vaksin rekombinan Covid-19 Anhui

Emil pun mengucapkan terima kasih kepada warga Jabar yang sudah mendaftarkan diri menjadi relawan uji klinis fase III vaksin rekombinan Covid-19 Anhui. Per Selasa (2/3), sudah ada 300 orang yang mendaftar. Pendaftaran dibuka hingga akhir April 2021.

Sementara Rektor Unpad Rina Indiastuti, uji klinis fase III vaksin rekombinan Covid-19 Anhui merupakan bukti dari kegigihan para peneliti. “Tentunya kita berharap uji klinis vaksin tahap III dan kita lihat enam bulan, mudah-mudahan hasilnya mendapatkan uji kelayakan pemakaian dari Badan POM dan MUI untuk digunakan,” kata Rina.

Rina pun berharap agar proses uji klinis fase III ini mendapatkan dukungan dari semua pihak dalam mengedukasi masyarakat. “Unpad berharap banyak kepada kolaborator komunikasi publik, untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait uji vaksin ini sangat penting,” katanya.

“Dengan memberikan sosialiasi informasi perihal uji vaksin fase III ini kalau sesuai rencana maka akhir tahun bisa digunakan,” imbuhnya.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA