Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memasak Ayam

Rabu 03 Mar 2021 20:07 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti

Masakan berbahan dasar ayam (ilustrasi).

Masakan berbahan dasar ayam (ilustrasi).

Foto: Pixabay
Sebaiknya gunakan talenan berbeda untuk daging-dagingan dan sayuran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ayam menjadi salah satu menu favorit keluarga. Namun, jika tidak dimasak dan disiapkan dengan benar, hidangan ayam Anda hanya akan mengandung protein yang tak seberapa.

Berikut ini kesalahan umum yang dilakukan orang-orang saat memasak ayam, seperti dilansir di laman Eat This, Rabu (3/3):

1. Tidak memasukkan ayam ke dalam oven

Daniel Shemtob dari TLT Food mengatakan, rahasia untuk memastikan ayam Anda tidak terlalu matang dan kenyal adalah dengan membakarnya dalam wajan dengan api sedang-tinggi. Setelah itu, selesaikan memasaknya dalam oven dengan suhu yang lebih rendah.

"Dengan begitu, akan tetap mencapai suhu internal yang dibutuhkan sambil tetap berair," ujarnya yang memiliki beberapa lokasi restoran di California, AS.

2. Tidak menaburkan bumbu dengan benar

Wes Whitsell, koki eksekutif di Manuela, Los Angeles, menyarankan agar Anda menusuk dada ayam dengan garpu jika memanggangnya. Ini akan membantu bumbu meresap ke dada ayam. Dia menyarankan campuran bumbu yang baik, banyak minyak zaitun, kulit lemon, lada, cabai, paprika, dan sedikit madu.

3. Memanggang ayam secara berlebihan

Whitsell mengatakan, jika Anda tidak ingin ayam terlalu matang, pastikan untuk memberikan arang yang baik dan kemudian diamkan sebelum mengiris. "Orang-orang memiliki pemahaman yang salah tentang ayam," kata dia. 

4. Tidak tahu kapan ayam mentah menjadi busuk

Menurut kepala koki di HelloFresh, Claudia Sidoti, ada dua cara mudah untuk memeriksa apakah ayam mentah telah jauh melewati masa simpannya. Pertama, Sidoti menyarankan untuk mencari perubahan warna. 

"Ayam segar dan mentah harus berwarna merah muda dan dagingnya berwarna merah muda. Saat mulai membusuk, warnanya memudar menjadi abu-abu," kata Sidoti.

Kedua, gunakan hidung Anda. "Ayam mentah yang sudah busuk memiliki bau yang sangat menyengat. Kadang-kadang bisa digambarkan sebagai bau asam. Jika ayam memiliki bau apa pun, paling aman untuk membuangnya," kata dia.

5. Menggunakan talenan yang sama untuk semua masakan

Menggunakan dua talenan berbeda dapat membantu Anda mematuhi aturan keamanan pangan terbaik. Satu talenan untuk daging, unggas, ayam, dan makanan laut. Talenan lainnya bisa dipakai untuk mengiris sayuran. Sebaiknya, disinfeksi talenan setelah digunakan. 

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, setelah memotong ayam, Anda harus membersihkan talenan dengan air sabun panas. Setelah itu, pakai disinfektan dengan pemutih klorin atau larutan pembersih lainnya dan bilas dengan air bersih.

6. Membeli jenis ayam yang salah

Jika Anda memulai dengan ayam beku yang dibudidayakan di pabrik, kemungkinan besar makanan Anda akan terasa kering dan tidak memiliki rasa yang kaya. Jika memungkinkan, pilih ayam organik, ayam buras, dan produksi lokal dari lemari es (bukan freezer). Pilihan ini lebih mungkin untuk mempertahankan kelembapan dan dikemas dengan rasa.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA