Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Shin Tae-yong Santai Belum Disuntik Vaksin Covid-19

Rabu 03 Mar 2021 07:16 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong.

Foto: EPA-EFE/KHALED ELFIQI
Shin berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menanggapi santai soal dirinya yang belum divaksin Covid-19. Ia terganjal regulasi vaksinasi untuk warga negara asing (WNA).

"Tidak masalah," kata Shin di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/3) malam.

Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan tidak khawatir karena merasa dikelilingi orang-orang yang sudah divaksin. Shin berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19.

"Semoga lebih banyak lagi orang Indonesia yang mendapatkan vaksin," kata pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu.

Tak seperti pemain dan ofisial lain, Shin Tae-yong dan staf pelatih timnas asal Korea Selatan yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2021 di Jakarta, tidak ambil bagian dalam vaksinasi Covid-19 untuk para atlet serta pendukung.

Baca juga : Pele Pun Disuntik Vaksin Covid-19

"Soal vaksin untuk WNA belum diatur secara khusus. Nanti menyusul. Ini informasi dari Kementerian Kesehatan," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto beberapa waktu lalu.

Shin Tae-yong mengaku belum memikirkan rencana apakah dia akan divaksin atau tidak, entah itu di Indonesia atau di negara asalnya. "Saya belum memikirkannya. Kalau pun saya kembali ke Korea, belum tentu juga saya divaksin," jelas dia.

Soal vaksinasi para pemainnya, Shin Tae-yong senang hal itu sudah dilakukan karena dapat memotivasi untuk performa terbaik saat berlatih dan bertanding. "Itu hal positif dan sangat penting demi menjaga kesehatan agar bisa bermain lebih bagus lagi," kata Shin.

Pemerintah memberikan vaksinasi sekitar 800 atlet termasuk pesepak bola, pelatih, dan tenaga pendukung Jumat (26/2) pekan lalu. Itu menjadi langkah awal untuk vaksinasi 12.000 atlet dan ofisial sepanjang 2021.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA