Rabu 03 Mar 2021 07:29 WIB

Wiku: Jumlah Daerah di Zona Merah dan Oranye Turun

Secara kuantitatif zonasi nasional didominasi daerah dengan zona merah dan kuning.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Ratna Puspita
 Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: Satgas Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, jumlah daerah yang berada di zona merah dan oranye tercatat mengalami penurunan per 28 Februari. Namun, daerah di zona kuning tercatat mengalami kenaikan.

“Daerah dengan zona hijau baik yang tidak memiliki kasus baru maupun yang tidak terdampak memperlihatkan tidak adanya perubahan jumlah daerah dibandingkan minggu lalu,” lanjut Wiku saat konferensi pers.

Baca Juga

Wiku mengatakan, perkembangan ini menunjukan bahwa secara kuantitatif zonasi nasional didominasi pada daerah dengan zona merah dan kuning. Kendati demikian, jumlah kabupaten kota yang berada di zona oranye perlu mendapat sorotan. Satgas mencatat, sebanyak 277 kabupaten kota masih berada di zona oranye.

Jumlah daerah tersebut perlu segera ditekan agar dapat berpindah ke zona kuning. Ia mengatakan kenaikan jumlah daerah yang berada di zona kuning pun patut menjadi motivasi bagi daerah yang masih berada di zona merah dan oranye. Sehingga daerah-daerah tersebut dapat segera melakukan evaluasi dan pembenahan penanganan Covid-19.

“Penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing harus dilakukan secara efektif dan partisipatif karena seyogyanya keberhasilan suatu daerah mencerminkan keberhasilan seluruh masyarakatnya, bukan hanya pemerintahnya,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement