Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

AS Desak Houthi Akhiri Perang Bersama Arab Saudi

Selasa 02 Mar 2021 21:08 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

AS Desak Houthi Akhiri Perang Bersama Arab Saudi. Pasukan Yaman yang setia kepada pemerintah yang diakui secara internasional yang didukung Saudi terlibat dalam pertempuran dengan milisi Houthi di kota pelabuhan Hodeidah, Yaman, Kamis (8/10/2020) (Diterbitkan Jumat (9/10/2020).

AS Desak Houthi Akhiri Perang Bersama Arab Saudi. Pasukan Yaman yang setia kepada pemerintah yang diakui secara internasional yang didukung Saudi terlibat dalam pertempuran dengan milisi Houthi di kota pelabuhan Hodeidah, Yaman, Kamis (8/10/2020) (Diterbitkan Jumat (9/10/2020).

Foto: EPA-EFE/NAJEEB ALMAHBOOBI
Blinken melaporkan Saudi dan pemerintah Yaman berkomitmen menemukan solusi konflik.

REPUBLIKA.CO.ID, AL-MUKALLA -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan, Arab Saudi berkomitmen menemukan cara mengakhiri perang di Yaman, Senin (1/3). Kelompok Houthi yang didukung Iran juga harus melakukan hal serupa.

“Langkah pertama yang diperlukan adalah menghentikan serangan mereka terhadap Marib, kota yang menampung jutaan pengungsi dan bergabung dengan Saudi serta pemerintah di Yaman dalam membuat langkah konstruktif menuju perdamaian,” kata Blinken.

Blinken melaporkan, Saudi dan Pemerintah Yaman berkomitmen menemukan solusi dari konflik tersebut. Konferensi donatur yang diselenggarakan pada Senin telah mengumpulkan 1,7 miliar dolar Amerika. Jumlah ini kurang dari 3,85 miliar dolar Amerika yang diharapkan PBB untuk mencegah kelaparan berskala besar.

Baca Juga

Di antara jumlah itu, Arab Saudi menyumbangkan 430 juta dolar AS, 191 juta dolar Amerika dari AS, 230 juta dolar Amerika dari Uni Emirat Arab (UEA), dan 240 juta dolar Amerika dari Jerman. “Jutaan anak, wanita, dan pria Yaman sangat membutuhkan bantuan untuk hidup,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Dilansir Arab News, Selasa (2/3), Guterres sangat berterima kasih kepada para donatur. Dengan sumbangan ini, tentu dapat membantu mencegah bencana kelaparan. Di Yaman, petugas kesehatan setempat mengatakan mereka berharap dana baru akan diarahkan ke sektor kesehatan.

Salah seorang petugas kesehatan di kota selatan Taiz, Ahmed Mansour mengatakan, fasilitas kesehatan saat ini sangat membutuhkan dana dan persedian medis. Hal ini guna melawan gelombang baru virus Covid-19.

“Kami membutuhkan ventilator, obat-obatan dan alat pelindung diri, serta renovasi gedung kesehatan,” ujar dia. 

https://www.arabnews.com/node/1818111/middle-east

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA