Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Ilmuwan Terbitkan 87 Ribu Makalah Covid-19 Sejak Pandemi

Selasa 02 Mar 2021 21:40 WIB

Red: Nur Aini

Ilmuwan dari seluruh dunia telah menerbitkan lebih dari 87.000 makalah tentang virus corona sejak awal pandemi hingga Oktober 2020.

Ilmuwan dari seluruh dunia telah menerbitkan lebih dari 87.000 makalah tentang virus corona sejak awal pandemi hingga Oktober 2020.

China dan AS memimpin dunia dalam penelitian Covid-19 selama awal pandemi

 

REPUBLIKA.CO.ID, OHIO -- Ilmuwan dari seluruh dunia telah menerbitkan lebih dari 87.000 makalah tentang virus corona sejak awal pandemi hingga Oktober 2020.

"Ini adalah jumlah publikasi yang mencengangkan, mungkin belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sains," kata Caroline Wagner, guru besar di Ohio State University.

Baca Juga

"Hampir semua komunitas ilmiah di seluruh dunia memusatkan perhatiannya pada masalah ini," kata dia lagi.

Sepanjang Januari hingga April 2020, sebanyak 4.875 artikel diterbitkan tentang masalah tersebut. Kemudian jumlah artikel bertambah signifikan menjadi 44.013 pada pertengahan Juli dan 87.515 hingga awal Oktober.

"Hanya dalam waktu sekitar lima bulan, penelitian soal Covid-19 mencapai tingkat itu," tambah Wagner.

Dalam studi yang diterbitkan pada Juli, para peneliti menemukan bahwa China dan AS memimpin dunia dalam penelitian Covid-19 selama bulan-bulan pertama pandemi. Namun, studi baru mengungkapkan bahwa kontribusi China turun secara signifikan setelah tingkat infeksi di negara itu turun.

"Dari 1 Januari hingga 8 April, para ilmuwan China terlibat dalam 47 persen dari total publikasi di seluruh dunia. Jumlah itu turun menjadi hanya 16 persen dari 13 Juli hingga 5 Oktober," ungkap akademisi tersebut.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/sejak-awal-pandemi-ilmuwan-di-seluruh-dunia-terbitkan-87-ribu-makalah-soal-covid-19-/2162074
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA