Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Vaksinasi Tahap Dua di Tangsel Sasar 25.155 Petugas

Selasa 02 Mar 2021 12:44 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Hiru Muhammad

Puskesmas Jurang Mangu, Pondok Aren, Tangsel, menjadi salah satu lokasi vaksinasi Covid-19 tahap awal di Tangsel.

Puskesmas Jurang Mangu, Pondok Aren, Tangsel, menjadi salah satu lokasi vaksinasi Covid-19 tahap awal di Tangsel.

Foto: Republika/Eva Rianti
Proses vaksinasi dilakukan hingga 10 hari ke depan di faskes yang tersedia

REPUBLIKA.CO.ID,TANGERANG--Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap dua di Kota Tangerang Selatan baru dimulai pada Selasa (2/3). Vaksinasi tahap dua pada fase pertama kali ini menyasar petugas pelayanan publik meliputi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, dan guru. Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menuturkan, vaksinasi Covid-19 tahap dua di Tangsel menargetkan sebanyak 25.155. 

"Hari ini kita melakukan vaksinasi. Target sekitar 25.155, terdiri dari ASN 1.559, kemudian TNI Polri ada 2.725, guru ada 16.642, tenaga kesehatan dan nakes lansia yang kemarin belum sempat divaksin ada 4.100 dan pejabat publik lainnya 129," ujar Benyamin di Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Selasa (2/3). 

Dia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan di sejumlah titik yang dimulai pada 2 Maret 2021. Yakni di gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan dan SMP 11 Tangsel. Selain itu nantinya juga akan dilakukan di SMP 4. 

Benyamin menyebut, penyuntikan terhadap puluhan ribu petugas pelayanan publik tersebut ditargetkan berlangsung hingga 10 hari kemudian. "Ini ditargetkan sampai 10 hari ke depan dilayani di faskes-faskes kita yang ada di Tangsel," lanjutnya. Kurang lebih ada 69 faskes yang disiapkan untuk vaksinasi secara keseluruhan di Tangsel. 

Dia menambahkan, diharapkan vaksinasi bagi nakes yang dilakukan sejak tahap satu dan petugas pelayanan publik pada tahap dua ini selesai pada akhir Maret mendatang. "Kami harapkan akhir Maret itu nakes, TNI, Polri, dan ASN bisa selesai semuanya," tuturnya. 

Baca juga : Erick: Data Kasus Hukum di BUMN itu Jumlahnya Luar Biasa

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA