Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

21 Kamar Kontrakan Terbakar di Benhil, Satu Warga Cedera

Selasa 02 Mar 2021 12:37 WIB

Rep: Febryan A/ Red: Friska Yolandha

Ilustrasi kebakaran. Kebakaran menghanguskan 21 kamar kontrakan di Jalan Administrasi Negara 1, Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/3) pagi.

Ilustrasi kebakaran. Kebakaran menghanguskan 21 kamar kontrakan di Jalan Administrasi Negara 1, Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/3) pagi.

Foto: Gulkarmat Jakarta Barat
Sebanyak 17 unit mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi kebakaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran menghanguskan 21 kamar kontrakan di Jalan Administrasi Negara 1, Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (2/3) pagi. Terdapat pula satu korban luka yang kakinya patah saat membantu proses pemadaman. 

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengatakan, 21 kamar kontrakan yang terbakar itu berada pada satu bangunan rumah bertingkat. Pihaknya mendapat laporan kebakaran itu pukul 09.56 WIB. 

Baca Juga

Sebanyak 17 unit mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas akhirnya berhasil memadamkan api pukul 10.31 WIB. 

Meski api berhasil dipadamkan dalam kurun waktu sekitar 35 menit saja, tapi dalam prosesnya timbul korban luka. Ia adalah Nanang Priatna (31 tahun), warga sekitar yang ikut membantu petugas memadamkan api. 

"Korban mengalami patah tulang bagian lutut kanan karena terjatuh dari atap rumah saat membantu proses pemadaman," kata Asril kepada Republika.co.id, Selasa. 

Terkait penyebab kebakaran, kata Asril, hingga kini diduga karena korsleting listrik. Pihaknya hingga saat ini masih mendalami kronologis kebakaran dan juga taksiran kerugian akibat peristiwa itu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA