Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

BPBD Belitung Petakan Lokasi Rawan Karhutla

Selasa 02 Mar 2021 08:59 WIB

Red: Gita Amanda

Sejumlah personel Babinsa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memadamkan kebakaran lahan gambut, (ilustrasi).

Sejumlah personel Babinsa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memadamkan kebakaran lahan gambut, (ilustrasi).

Foto: ANTARA/FB Anggoro
BPBD mewaspadai kebakaran di lahan gambut karena memakan waktu lama memadamkannya

REPUBLIKA.CO.ID, BELITUNG -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memetakan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan guna mempermudah pencegahan dan penanganannya.

"Kami lakukan pemetaan di sejumlah wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan mengingat dalam beberapa hari ini memasuki musim kemarau," kata Plh Kepala BPBD Belitung, Hendri Suzanto di Tanjung Pandan, Senin (2/3).

Menurut dia, sesuai hasil monitoring terdapat dua wilayah kecamatan masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan yaitu Kecamatan Tanjung Pandan dan Kecamatan Sijuk. Dua kecamatan dinilai rawan terjadinya karhutla karena lahan dalam kondisi kering dan lahan gambut masih cukup banyak ditemukan.

Baca Juga

"Kami mewaspadai terjadinya kebakaran di lahan gambut karena untuk memadamkan apinya juga cukup memakan waktu lama," ujarnya.

Ia mencontohkan, peristiwa kebakaran lahan di kawasan lahan kering dekat hotel Santika Kecamatan Sijuk beberapa waktu lalu. "Karena di sana lahannya adalah ilalang sangat mudah terbakar ketika kami survei dua harinya masih terjadi kebakaran dan baru kemudian terjadi kebakaran besar sekitar dua hektare lahan kering," katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya peristiwa kebakaran hutan dan lahan salah satu caranya adalah tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar. "Termasuk membuang puntung rokok ke laham kering itu juga apinya bisa memicu terjadinya kebakaran," ujarnya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA