Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Beda Pendapat dengan Manajemen, Lambert Tinggalkan Klub

Selasa 02 Mar 2021 00:24 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Paul Lambert

Paul Lambert

Foto: EPA/PETER POWELL
Lambert sebelumnya malang melintang melatih klub Liga Primer Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, IPSWICH -- Ipswich Town akan tanpa pelatihnya Paul Lambert beserta asistennya Stuart Taylor yang hengkang ketika melawan Lincoln City dalam pertandingan League One Inggris, Rabu (10/3) dini hari WIB. Lambert meninggalkan klub ini saat posisi Town berada di urutan kedelapan.

Pemilik Ipswich Town Marcus Evans mengatakan langkah perpisahan tersebut dilakukan setelah kedua pihak mempunyai perbedaan pendapat yang signifikan mengenai arah klub. Namun Evans tetap berterimakasih kepada Lambert dan Stuart atas kinerjanya selama dua setengah tahun terakhir.

“Saya menikmati hubungan kerja yang sehat dengan Paul selama kami bersama dan dia telah membawa banyak aspek positif ke klub,” kata Evans, dilansir dari lincolnsshirelive, Senin (1/3).

Evans mengakui mereka mempunyai pemikiran tentang apa yang diperlukan untuk kemajuan klub. Ia pun menghormati pendapat mereka. Namun situasi pendemi dan mengakibatkan krisis finansial sulit untuk mewujudkan keinginan mereka.

Setelah mengadakan diskusi beberapa hari terakhir, Evans mengeklaim ada perbedaan pendapat besar mengenai prioritas yang harus diambil dalam jangka waktu cepat. Sehingga klub dan mereka sepakat mengakhiri kerjasama. Evan berharap mereka sukses di masa depan.

Lambert tak dapat menahan Ipswich tersingkir dari Championship pada April 2019. Meskipun musim lalu sempat tampil apik namun pada akhirnya finis di urutan ke-11. Mantan pelatih Wigand an Portsmouth Paul Cook dikaitkan akan menjadi pengganti Lambert.

Lambert menyaksikan timnya ketika menang 2-1 atas Doncaster kemarin. Namun dia mengakui setelah pertandingan bahwa jika investor AS jadi mengambil alih klub maka kemungkinan besar tak akan lagi di posisinya.

"Ketika pengambilalihan biasanya terjadi, 99,9 persen saya tidak akan berada di sini,” Ia menegaskan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA