Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Duta Besar UEA untuk Israel yang Pertama Tiba di Tel Aviv

Senin 01 Mar 2021 20:16 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

 (Kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al-Khalifa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald J. Trump dan Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed bin Sultan Al Nahyan selama upacara penandatanganan Kesepakatan Abraham, yang menormalkan hubungan antara Uni Emirat Arab dan Bahrain dengan Israel, di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, AS, 15 September 2020.

(Kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al-Khalifa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden AS Donald J. Trump dan Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed bin Sultan Al Nahyan selama upacara penandatanganan Kesepakatan Abraham, yang menormalkan hubungan antara Uni Emirat Arab dan Bahrain dengan Israel, di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, AS, 15 September 2020.

Foto: EPA-EFE/JIM LO SCALZO
Al Khaja diperkirakan akan menyerahkan surat kepercayaan pada Presiden Israel Reuven

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel yang pertama sudah tiba di Tel Aviv. Kehadiran perwakilan UEA itu bagian dari perjanjian normalisasi yang disepakati kedua negara tahun lalu.

"Duta Besar UEA yang pertama Israel Mohammad Mahmoud Al Khajah sudah tiba di Bandara Ben Gurion," kata laporan media Israel berbahasa Arab yang berafiliasi dengan Kementerian Luar Negeri Israel, Senin (1/3).

Baca Juga

Kantor berita Turki, Anadolu Agency melaporkan Al Khaja diperkirakan akan menyerahkan surat kepercayaan pada Presiden Israel Reuven Rivlin. Bulan lalu Al Khaja melakukan sumpah jabatan untuk menjadi duta besar UEA untuk Israel.

Pada 15 September 2020 UEA dan Israel menandatangani perjanjian normalisasi hubungan kedua negara. Kesepakatan itu ditandatangani di Gedung Putih, Amerika Serikat (AS).

Tidak lama setelah itu pada 24 Januari 2021 Kabinet UEA menyetujui pendirian kantor Kedutaan Besar di Tel Aviv. Sementara itu, Israel menugaskan  Eitan Na’eh sebagai kepala perwakilan sementara di Abu Dhabi hingga Tel Aviv menunjuk duta besar mereka untuk UEA. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA