Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Hasenhuettl Ingin Pertahan Tren Positif Lawan Everton

Senin 01 Mar 2021 19:04 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Ralph Hasenhuttl

Ralph Hasenhuttl

Foto: EPA-EFE/Peter Powell/NMC/Pool
Dua laga sebelumnya Southampton unggul dengan satu kali menang dan satu kali imbang.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Southampton akan bertandang melawan Everton di Goodison Park, Liverpool, Selasa (2/3) dini hari WIB. Manajer Southampton, Ralph Hasenhuettl ingin timnya mempertahankanntren positif ketika melawan Everton

Laga ini menjadi pertandingan ketiga dari delapan bulan terakhir. Dua laga sebelumnya Southampton unggul dengan satu kali menang dan satu kali hasil seri.

Namun Hasenhuettl sadar pertemuan kali ini tidak akan mudah. Menurutnya, Southampton tengah berusaha bangkit ketika Everton justru penuh percaya diri usai mengalahkan Liverpool untuk pertama kalinya sejak 1999.

"Ini adalah salah satu pertandingan tandang terbaik kami musim lalu, setelah lockdown," kata Hasenhuttl dilansir dari laman resmi Southampton.

Hasenhuettl masih ingat dengan permainan di dua laga terakhirnya melawan Everton. Dia sadar bahwa Everton mampu mendominasi lawan di kandangnya.

"Saya tidak menyangka kami akan bermain seperti ini lagi. Mereka telah meningkatkan dan mengembangkan permainan mereka, tetapi mereka tidak terkalahkan ketika kami datang dan sekali lagi mereka dalam performa yang baik," kata Hasenhuettl.

Hasenhuettl sadar timnya tidak dalam kondisi terbaik. Namun dia percaya kesempatan ini bisa menjadi kebangkitan tim tentunya dengan formula taktik yang tepat 

Di sisi lain, masih ada rasa cemas yang menghinggapi pelatih asal Austria ini untuk Everton. Menurutnya, akan sulit bagi tim melawan Everton dengan kebahagiaan yang mereka miliki usai menang dari Liverpool.

"Ketika anda melihat itu dari pihak kami, itu bisa terjadi, karena pertandingan (liga) terakhir kami yang kami menangkan adalah melawan Liverpool. Sejak itu, tidak ada, jadi kalau kamu mau mengambil kami sebagai contoh pasti bisa seperti itu," kata Hasenhuettl.

Menurutnya, kebahagiaan memenangkan sang pemilik gelar justru bisa jadi bumerang bagi tim lawan. Sehingga akan ada kesempatan bagi Southampton untuk memenangkan pertandingan ini.

"Kami pergi ke sana tanpa semua sejarah, tapi melihat ke depan dan menikmati apa yang kami lakukan," kata Hasenhuettl.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA