Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Menag : Pondok Punya Tiga Potensi Kemandirian Ekonomi  

Senin 01 Mar 2021 16:56 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah

Menag, Yaqut Cholil Qoumas, menggarisbawahi tiga potensi yang dimiliki santri pesantren.

Menag, Yaqut Cholil Qoumas, menggarisbawahi tiga potensi yang dimiliki santri pesantren.

Foto: Republika
Menag menggarisbawahi tiga potensi yang dimiliki santri pesantren

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) di bawah kepemimpinan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, tengah berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan karena setidaknya pesantren memiliki tiga potensi.  

Ketiga potensi kemandirian ekonomi pesantren ini dipaparkan pria yang akrab disapa Gus Menteri, dalam Milad Pesantren Motivasi Indonesia ke-9 yang digelar secara daring, Ahad (28/2). 

"Setidaknya ada tiga potensi besar yang dimiliki oleh pondok pesantren dalam perannya memandirikan ekonomi umat," ujar Gus Menteri dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Senin (29/2). 

Baca Juga

Pertama, potensi yang ada dalam diri santri yang jumlahnya besar. Jumlah yang sangat banyak itu bisa menjadi modal luar biasa dalam memandirikan umat.  

Kedua, peran pondok pesantren sebagai penghubung masyarakat sekitar. Beberapa waktu lalu, Menag menyebut Kiai NH sudah menceritakan bagaimana Pesantren Motivasi Indonesia ini bisa menjadi penghubung antara UMKM pesantren dengan pasar dan konsumen. "Ini sangat luar biasa dan saya kira bisa menjadi contoh bagi yang lain," lanjutnya.

Potensi ketiga, peran pesantren dalam pengumpulan zakat dan wakaf umat. Selama ini, pesantren menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya oleh masyarakat, termasuk dalam pengelolaan zakat dan wakaf.  

Tiga potensi yang dimiliki ini Pondok Pesantren ini lantas disebut sangat berpotensi untuk menciptakan kemandirian ekonomi pesantren, serta membangun kekuatan ekonomi umat.

"Bila potensi ini dioptimalkan maka  kemandirian ekonomi tidak hanya menyejahterakan pesantren, tapi masyarakat sekitar," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA