Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

350 Pelayan Publik di Bandung Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Senin 01 Mar 2021 14:46 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Andi Nur Aminah

Vaksinator bersiap untuk melakukan vaksinasi Covid-19  (ilustrasi)

Vaksinator bersiap untuk melakukan vaksinasi Covid-19 (ilustrasi)

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Mereka terdiri dari guru, dosen, rektor, pemuka agama, anggota TNI, dan Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengungkapkan sekitar 350 pelayan publik di Kota Bandung akan divaksinasi vaksin Covid-19 pada Selasa (2/3) besok di Balai Kota Bandung. Mereka terdiri dari guru, dosen, rektor, pemuka agama, anggota TNI, dan Polri.

"Ya, sekitar 350 (pelayan publik)," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara saat dikonfirmasi, Senin (1/3). Ia mengatakan, mereka di antaranya yaitu guru, dosen, rektor, pemuka agama dan anggota TNI dan Polri.

Sedangkan vaksinasi terhadap pedagang pasar telah dan masih dilakukan di pasar-pasar tradisional. Para penyintas pun turut akan divaksin Covid-19 diantaranya Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Baca Juga

Ahyani mengatakan para penyintas yang boleh divaksin Covid-19 yaitu mereka yang sudah tiga bulan dinyatakan sembuh. Sedangkan persyaratan lainnya akan dicek saat proses pemeriksaan jelang vaksinasi Covid-19.

"Tiga bulan setelah dinyatakan sembuh (penyintas), lain-lainnya sama," katanya. Ia mengaku tidak memilah jumlah calon penerima vaksin yang berasal dari penyintas sebab masuk dalam kategori umum.

Baca juga : 3 Surat Alquran yang Picu Mualaf Irene dari Benci Jadi Iman

Pusat data dan informasi Covid-19 Kota Bandung melansir hingga Ahad (28/2) jumlah kasus kumulatif mencapai 12.704. Terdiri dari 1.319 kasus aktif, 11.141 kasus pasien sembuh dan 244 kasus pasien meninggal dunia.

10 kecamatan dengan kasus konfirmasi aktif yaitu Kecamatan Coblong 97 kasus, Kecamatan Ujung Berung 71 kasus, Regol 68 kasus, Cibiru 67 kasus, Batununggal 64 kasus. Andir 62 kasus, Antapani 60 kasus, Arcamanik 60 kasus, Bandung Kulon 57 kasus, Buahbatu 53 kasus.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA