Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

93 Persen Nakes di Sulsel Telah DIvaksinasi Dosis Pertama

Senin 01 Mar 2021 14:45 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menerima vaksin COVID-19 produksi Sinovac saat vaksinasi massal tahap dua di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2/2021). Vaksinasi massal untuk nakes penerima dosis pertama dan penerima dosis kedua tersebut dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi nakes sebanyak 16 ribu orang.

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) menerima vaksin COVID-19 produksi Sinovac saat vaksinasi massal tahap dua di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/2/2021). Vaksinasi massal untuk nakes penerima dosis pertama dan penerima dosis kedua tersebut dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi nakes sebanyak 16 ribu orang.

Foto: ANTARA/Arnas Padda
Nakes yang belum menerima vaksinasi tahap pertama di Sulsel sebanyak 5.940 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, Makassar (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan sebanyak 93,98 persen dari tenaga kesehatan di daerah itu telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 pada tahap pertama pelaksanaan program vaksinasi hingga 27 Februari.

Sementara itu, pemberian vaksin tahap II bagi tenaga kesehatan di Sulsel dijadwalkan akan dimulai pada 1 Maret 2021. "Meski kita akan mulai tahap II, tetapi kita tetap melayani vaksinasi untuk tenaga kesehatan jika masih ada yang belum divaksin," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulsel dr Nurul AR.

Hingga kini capaian suntik vaksin dosis II di Sulsel baru mencapai 61 persen atau 36.010 orang dari total target sebanyak 55.315 orang pada tahap pertama. Total tenaga kesehatan yang belum menerima suntik vaksin tahap 1 di Sulsel sebanyak 5.940 orang dan 594 orang terhadap pemberian suntik vaksin dosis ke dua.

Terkait pelaksanaan vaksinasi tahap II di Sulsel, dr Nurul menyebut akan dilakukan melalui pekan vaksinasi di berbagai instansi, sesuai dengan sasaran tahap II seperti TNI/Polri, ASN, kelompok lansia, tenaga pendidik, pemuka agama, pelaku media dan wartawan, pelaku pariwisata, dan sebagainya.

Pekan vaksinasi ini dilakukan guna memudahkan pelaksanaan vaksinasi di lapangan, termasuk mendekatkan pelayanan suntik vaksin kepada para sasaran sehingga target vaksinasi bisa dicapai sesuai waktu yang ditentukan.

Baca juga : 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Setelah Vaksinasi Covid-19

"Nah kami di provinsi untuk sasaran sama dengan di Dinkes Kota Makassar, makanya kita sudah putuskan untuk vaksinasi massal di beberapa tempat. Berkolaborasi dengan Dinkes Kota Makassar," tambah dr Nurul.

Adapun beberapa titik pelaksanaan vaksinasi beserta target peserta masing-masing yakni
1 Maret Polda Sulselbar dan Pekerja Media/wartawan di Markas Polda Sulselbar. Selain itu khusu pada 2 Maret, akan dilakukan kepada TNI AD di Manunggal, Pedagang di Mall PIPO dan ASN di Kantor Gubernur Sulsel.

Ada juga target ASN Pemkot Makassar di Balai Kota Makassar pada 3 Maret, para dosen di GOR Unhas 4 Maret serta 6 Maret untuk jadwal pedagang tradisional dan pasar modern.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA