Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Pakar Penyakit Menular Beri Saran Terkait Vaksinasi Covid-19

Senin 01 Mar 2021 13:16 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Gita Amanda

Vaksinator menunjukan vaksin COVID-19, (ilustrasi).

Vaksinator menunjukan vaksin COVID-19, (ilustrasi).

Foto: Prayogi/Republika.
Setelah vaksinasi, tetap terapkan protokol kesehatan yang disarankan selama pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pakar penyakit menular Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci memberikan saran-saran terkait vaksinasi untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (Covid-19). Dalam sebuah wawancara beberapa waktu lalu, ia mengatakan setiap orang tidak dapat merasa bahwa dirinya sudah sepenuhnya terlindungi atau kebal pascavaksinasi.

Fauci mengatakan, setelah vaksinasi, Anda harus tetap berhati-hati. Hal ini karena masih terdapat kemungkinan bahwa penyebaran virus tetap terjadi, di mana dari titik akhir uji coba kemanjuran vaksin adalah mencegah penyakit simptomatik, yang berarti secara teoritis dan mungkin dalam kenyataannya infeksi tetap dapat terjadi meski tidak menunjukkan gejala klinis apapun.

“Itulah alasannya mengapa semua pejabat kesehatan masyarakat mengatakan untuk memakai masker dan alasannya pada dasarnya untuk melindungi orang lain, serta secara tidak sengaja menginfeksi orang lain meski Anda terlindungi,” ujar Fauci dilansir Eat This, Senin (1/3).

Karena itu, setelah vaksinasi, tetap terapkan protokol kesehatan yang disarankan selama pandemi Covid-19, mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan rutin. Fauci mengatakan saat berada di lingkungan dengan hanya orang-orang yang telah divaksinasi, mungkin ini adalah area yang aman.

"Ketika Anda menemukan orang-orang yang divaksinasi, seperti di rumah, Anda tidak perlu memakai masker,” jelas Fauci.

Lebih lanjut, Fauci menyarankan agar semua orang perlu mendapatkan vaksinasi Covid-19 dari produk apapun yang tercepat. Seperti diketahui, ada beberapa perusahaan farmasi di dunia yang mengembangkan vaksin untuk penyakit wabah ini dan masing-masing negara di dunia memilih satu atau dua diantaranya untuk didistribusikan kepada masyarakat.

“Saya pikir kita perlu menarik diri dari membandingkan dan mengurai tingkat kemanjuran masing-masing vaksin. Karena itu, jika tawaran vaksinasi datang, apapun yang tersedia, Anda harus menerimanya,” kata Fauci menambahkan.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA