Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Inggris Temukan Enam Kasus Varian Covid-19 Baru Asal Brasil

Senin 01 Mar 2021 10:30 WIB

Red: Nora Azizah

Pejabat kesehatan Inggris pada Ahad (28/2) mengungkapkan bahwa enam kasus varian COVID-19 yang mulanya ditemukan di Kota Manaus Brasil untuk pertama kalinya muncul di Inggris.

Pejabat kesehatan Inggris pada Ahad (28/2) mengungkapkan bahwa enam kasus varian COVID-19 yang mulanya ditemukan di Kota Manaus Brasil untuk pertama kalinya muncul di Inggris.

Foto: www.freepik.com.
Tiga kasus ditemukan di Inggris dan tiga kasus lainnya di Skotlandia.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pejabat kesehatan Inggris pada Ahad (28/2) mengungkapkan bahwa enam kasus varian COVID-19 yang mulanya ditemukan di Kota Manaus Brazil untuk pertama kalinya muncul di Inggris. Tiga kasus ditemukan di Inggris dan tiga kasus lainnya di Skotlandia.

Dilansir dari reuters, Senin (1/3), risiko penularan terhadap masyarakat yang lebih luas dianggap kecil. Tetapi sebagai antisipasi petugas yang menyelidiki kasus di Inggris langsung melakukan pengujian dan menggiatkan pengurutan sampel positif COVID-19 dari daerah tersebut, demikian hal ini diungkapkan Public Health England (PHE).

Baca Juga

Dua dari tiga kasus yang ditemukan di Inggris berasal dari keluarga di daerah Gloucestershire Selatan, yang memiliki riwayat perjalanan ke Brazil. Sedangkan satu kasus sisanya, tidak terkait dengan kasus saat ini, kata PHE.

Kasus Skotlandia tidak ada hubungannya dengan kasus di Inggris. Varian P.1 yang ditemukan di Kota Manaus berbagi sejumlah mutasi dengan varian yang pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan dan kemungkinan bahwa responsnya kurang baik terhadap vaksin saat ini.  Akan tetapi lebih banyak penelitian yang diperlukan untuk memahami ini.

Direktur Strategi COVID-19 PHE, Susan Hopkins, mengatakan, kemampuan pengurutan genom Inggris yang canggih menandakan bahwa mereka menemukan lebih banyak varian dan mutasi dibanding dengan banyak negara lainnya. Tahun lalu Inggris menemukan varian COVID-19 yang lebih menular, yang diyakini berasal dari dekat London dan yang menyebabkan lonjakan tajam kasus di negara tersebut dan sekitarnya.

"Hal penting yang musti diingat adalah bahwa COVID-19, apa pun variannya, menyebar dengan cara yang sama. Itu artinya langkah untuk menghentikan penyebaran (virus) tidak berubah," kata Hopkins.

PHE dan sistem petugas pelacakan dan pengujian sedang menindaklanjuti seluruh penumpang penerbangan LX318 Swiss Air tujuan Sao Paulo - London via Zurich, yang mendarat di Bandara Internasional London Heathrow pada 10 Februari. Kemudian melakukan tes terhadap mereka dan keluarganya.

sumber : Reuters/Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA