Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

1.905 Pasien Isolasi Mandiri di RLC Tangsel Sembuh

Ahad 28 Feb 2021 14:40 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Hiru Muhammad

Ratusan orang eks pasien Covid-19 yang tergabung dalam forum rumah lawan covid (FRLC) menyambangi pusat acara ‘Reuni dan Senam Bersama Keluarga Besar Rumah Lawan Covid-19 Tangsel’, Ahad (15/11).

Ratusan orang eks pasien Covid-19 yang tergabung dalam forum rumah lawan covid (FRLC) menyambangi pusat acara ‘Reuni dan Senam Bersama Keluarga Besar Rumah Lawan Covid-19 Tangsel’, Ahad (15/11).

Foto: Eva Rianti/Republika
Tiap pasien di RLC secara rutin dilihat perkembangan imunitas tubuh dan diagnosanya

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Sebanyak 2.156 orang tercatat menjalani karantina mandiri di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan. 1.905 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang. Angka tersebut tercatat sejak 16 April 2020 hingga 27 Februari 2021. “Keseluruhannya, RLC merawat 2.156 pasien, jumlah yang pulang 1.905 pasien,” ujar Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangerang Selatan Suhara Manullang, Ahad (28/2).

Suhara mengatakan, para pasien di RLC secara rutin dilihat perkembangan imunitas tubuhnya serta diagnosa per individu. Dari hasil tersebut, pasien bisa dinyatakan sembuh, tetap menjalani isolasi di RLC, atau justru menjalani perawatan lebih intens di rumah sakit rujukan, baik RSU maupun rumah sakit swasta.

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di RLC, kata Suhara mencapai hampir 100 persen. Tingginya tingkat kesembuhan, menurutnya, lantaran para pasien Covid-19 menjalani sejumlah aktivitas dan perawatan yang mendukung peningkatan imunitas tubuh sehingga lebih berpeluang untuk bisa sembuh. “Tingkat kesembuhan 99,7 persen. 0,3 persen ada yang meninggal, tapi sempat dirujuk,” kata dia.

Suhara menambahkan, jumlah pasien yang masuk dan keluar RLC terus bergerak fluktuatif dari waktu ke waktu. Jumlahnya sempat melonjak pada Desember 2020 hingga Januari 2021 dengan lebih dari 100 pasien di setiap harinya yang dirawat di tempat isolasi tersebut, serta adanya pasien yang masuk dalam daftar tunggu. Namun, kondisinya berangsur menurun sejak awal Februari dan bergerak kian melandai di bawah 100 pasien pada pertengahan Februari 2021.“Hari ini ada 79 pasien yang dirawat di RLC. Saat ini sudah di bawah 100 pasien tiap hari dan tidak ada daftar tunggu,” katanya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA