Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Saat Warren Buffett Akui Kesalahan Berinvestasi

Ahad 28 Feb 2021 11:19 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Friska Yolandha

Warren Buffet, CEO Berkshire Hathaway Inc.

Warren Buffet, CEO Berkshire Hathaway Inc.

Foto: Reuters
Buffet berinvestasi terlalu mahal di perusahaan suku cadang pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet, mengakui kesalahannya pada para pemegang saham, saat pihaknya mengakuisisi saham produsen suku cadang industri dan pesawat, Precision Castparts. Pembelian pada 2016 itu, menghabiskan dana sekitar 37 miliar dolar AS atau setara Rp 528 triliun.

Buffett mencatat, dia membuat kesalahan dengan membayar terlalu banyak untuk perusahaan tersebut. Hal itu, ditegaskan karena saat pembelian, dirinya sempat merasa terlalu optimistis tentang pertumbuhan keuntungannya. 

Seperti yang ditekankan oleh pengusaha tersebut, kesalahan perhitungannya menjadi jelas di tengah penurunan signifikan yang mempengaruhi seluruh industri penerbangan. "PCC jauh dari kesalahan pertama saya semacam itu. Tapi itu salah besar," kata Buffett dikutip dari Sputnik, Ahad (28/2).

Baca Juga

Namun demikian, pada saat yang sama ia juga mengakui, meski ada penurunan di sektor kedirgantaraan, Precision Castparts tetap menjadi yang terbaik dalam bisnisnya. Dia juga menambahkan, dirinya masih yakin pabrikan pada akhirnya akan memperoleh keuntungan yang baik.

Menurut pria berusia 90 tahun itu, pembelian Precision Castparts menghabiskan dana investasinya sekitar 11 miliar dolar AS. Sebagai informasi, Precision Castparts melepaskan lebih dari 13.400 pekerjaan, atau 40 persen dari tenaga kerjanya pada tahun 2020.

Sementara itu, mengutip Reuters, Berkshire setidaknya kehilangan 9,8 miliar dolar AS dari nilai Precision Castparts pada Agustus 2020 lalu. Kerugian itu, dikarenakan pandemi Covid-19 yang membuat banyak industri penerbangan sangat terpuruk.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA