Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Menkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Tuntas Juni

Sabtu 27 Feb 2021 16:32 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

 Seorang petugas kesehatan bersiap untuk menyuntikkan dosis vaksin COVID-19.

Seorang petugas kesehatan bersiap untuk menyuntikkan dosis vaksin COVID-19.

Foto: EPA-EFE/BAGUS INDAHONO
Ada 38 juta orang yang ditargetkan menerima vaksin Covid-19 tahap kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan vaksinasi Covid-10 tahap kedua untuk petugas pelayanan publik dan masyarakat lanjut usia (lansia) tuntas pada Juni 2021. Vaksinasi ini menyasar 38 juta penerima.

"Ada 38 juta yang ditargetkan menerima vaksin Covid-19 atau sebanyak 76 juta suntikan," ujar Menkes saat memantau pelaksanaan vaksinasi lansia di Surabaya, Sabtu (27/2).

Menkes mengungkapkan dari 38 juta yang harus divaksin pada tahap kedua. Di antaranya 21 juta penerima lansia dan 16 juta lainnya adalah pelayan publik.

"Masalahnya bukan targetnya kapan, tapi vaksinnya yang terbatas, untuk itu harus dilakukan secara bertahap. Dalam pekan ini, baru 150 ribuan yang sudah divaksin," ucap dia.

Vaksinasi kepada lansia, kata Menkes, diprioritaskan karena mereka adalah orang-orang berisiko tinggi, sebab jika terkena fatality rate-nya besar.

Pada kesempatan tersebut, Budi mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Samator Grup yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk para lansia yang ada di Surabaya.

"Kami terima kasih kepada Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pak Arif dari Samator, sudah menyumbangkan modal sosial mereka, mengumpulkan senior-senior mereka di Surabaya untuk bisa divaksinasi. Semoga bisa dicontoh teman-teman di daerah lain yang memiliki resources dan akses mengajak teman-teman lansia ini untuk segera divaksin," tutur Menkes.

Sementara itu, salah seorang lansia peserta vaksin, Liem Giok Tien (70) mengaku dirinya merasa lebih aman setelah mendapat vaksin. "Saya lihat TV Pak Jokowi sampai berani vaksin. Dia contohkan ke rakyatnya. Kok kita gak berani. Jadi saya berani karena Pak Jokowi beri contoh. Setelah divaksin saya merasa lebih nyaman dan aman, karena dari awal saya memang niatkan berani vaksin," kata Liem.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA