Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Dipecat Demokrat, Darmizal Klaim Kader Semakin Inginkan KLB

Sabtu 27 Feb 2021 12:21 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Ketua umum Relawan  Jokowi, HM Darmizal  dipecat dari Partai Demokrat bersama enam kader lainnya.

Foto:
Darmizal mengaku tidak bersedih apalagi berduka atas pemecatan ini.

Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI), Firman Noor, menyoroti terkait kemelut yang terjadi di Partai Demokrat. Menurutnya konflik di Partai Demokrat dapat dilihat dari dua perspektif, yaitu perspektif intervensi dan internal.  

"Kalau perspektif pertama itu, ini intinya adalah nuansa kental kepentingan negara. Sedangkan yang kedua ini seputar pengelolaan partai yang dianggap penuh dengan nuansa dinasti dan pelaksanaan dari satu pagelaran kongres yang bermasalah," kata Firman dalam sebuah diskusi yang digelar secara daring, Sabtu (27/2).

Terkait perspektif intervensi, Firman menyebut dalam sejarah kepolitikan di Indonesia, tidak dipungkiri adanya kenyataan bahwa negara melakukan intervensi baik pada saat sebelum terbentuknya sebuah partai, seperti yang terjadi ada di awal orde baru, maupun pada saat suatu partai itu eksis. Bahkan negara juga kerap melakukan intervensi ketika sebuah partai tengah berkonflik.

"Pola intervensi ini ada yang bersifat langsung, langsung diintervensi oleh negara, diganti oleh negara, ada yang melalui proxy intervensi ini. Jadi ada dua varian, langsung dan proxy, proxy ini bisa secara halus memainkan instrumen legal formal, atau pendanaan," ujarnya.

Selain perspektif intervensi, Firman melihat perspektif internal juga tak kalah menarik. Ia menguraikan, ada tiga model konflik internal yang biasa terjadi di suatu partai. Pertama yaitu struktural versus struktural.

"Jadi pertarungan antara orang-orang yang ada di pihak kepengurusan, Misalnya SDA (Surya Dharma Ali) dengan Romy (Romahurmuziy), Gus Dur dengan Matori (Abdul Jalil). Di Golkar juga seperti itu," terangnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA