Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Generasi Muda Diharapkan Berkarakter Jujur dan Rajin

Sabtu 27 Feb 2021 05:32 WIB

Red: Budi Raharjo

peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj Sudjiatmi Notomihardjo  di pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka.

peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj Sudjiatmi Notomihardjo di pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka.

Foto: istimewa
Aula Pertiwi Hj Sudjiatmi Notomihardjo dibangun di ponpes Al-Mizan Majalengka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menghadapi tantangan di era global saat ini, genarasi muda Indonesia diharapkan memiliki kakakter kesabaran yang sangat kokoh, jujur, sopan, rajin, bertanggungjawab dan memiliki keterampilan lebih guna menghadapi persaingan yang semakin ketat. Hal itu disampaikan Ketua Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA), KH Maman Imanulhaq, pada acara peletakan batu pertama pembangunan Aula Pertiwi Hj Sudjiatmi Notomihardjo  di pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi Majalengka.

“Almarhumah Hj Sudjiatmi Notomihardjo adalah sosok yang memiliki karakter kesabaran yang sangat kokoh. Jokowi yang diajari dan dilatih, serta dibiasakan untuk jujur, sopan, rajin, bertanggung jawab dan sabar oleh sang bunda terbukti sukses menjadi orang nomer satu di Republik Indonesia ini. Karakter ini yang harus dijadikan contoh oleh generasi muda Indonesia,” ujar pria yang duduk di komisi VIII DPR RI ini.

Dalam acara peletakan batu pertama pembangunan aula berukuran 40 meter x 24 meter berlantai dua ini, turut hadir Vice President PT Tatalogam Lestari, Stephanus Koeswandi, dan Sekjen Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Ayep Zaki. Selain peletakan batu pertama pembangunan aula, turut digelar Peresmian contoh Rumah Instan Domus untuk revitalisasi bencana, serta Pelatihan dan Sertifikasi Pemasangan Baja Ringan untuk kalangan pesantren dan remaja di daerah rawan bencana.

Kang Maman pun mengungkapkan kekagumannya pada produk unggulan PT Tatalogam Lestari ini setelah melihatnya secara langsung. “Rumah instan Domus ini adalah sebuah inovasi yang sangat cerdas. Bahan baku lokal, yang mengelola orang asli Indonesia dan punya klasifikasi yang betul-betul punya kualitas dan garansi yang kuat," ujarnya.

"In rumah yang cepat dibangun tapi memiliki kualitas yang teruji dan bergaransi, yang terpenting cepat, tepat dan berkualitas. Sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti sekarang ini dan juga sangat dibutuhkan juga dalam memenuhi kebutuhan hunian bagi orang-orang miskin di sekitar kita,” kata dia lagi.   

Stephanus Koeswandi menjelaskan, kerja sama perusahaannya dengan KITA dan Pondok Pesantren Al-Mizan merupakan sinergitas yang penting dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat. Terutama melalui pelatihan dan sertifikasi pemasangan baja ringan, memenuhi kebutuhan rumah instan permanen untuk warga korban bencana dan menguatkan pesantren dalam pendidikan karakter.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA