Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Bertambah 141 Orang

Jumat 26 Feb 2021 23:21 WIB

Red: Friska Yolandha

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali, menyatakan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 141 orang. Sehingga jumlah yang masih dirawat di rumah sakit rujukan dan rumah singgah menjadi 1.010 orang.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali, menyatakan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 141 orang. Sehingga jumlah yang masih dirawat di rumah sakit rujukan dan rumah singgah menjadi 1.010 orang.

Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Masyarakat diminta mengurangi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali, menyatakan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 141 orang. Sehingga jumlah yang masih dirawat di rumah sakit rujukan dan rumah singgah menjadi 1.010 orang.

"Berdasarkan data dari tim kami, bahwa hari ini terjadi lonjakan kasus terpapar Covid-19 sebanyak 141 orang," kata Juru Bicara GTPP COVID Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Jumat (26/2).

Ia juga mengatakan walau terjadi lonjakan positif Covid-19, tingkat kesembuhan juga semakin naik, yakni 85 orang dan dinyatakan meninggal dunia satu orang. Berdasarkan data tersebut dapat dilihat bahwa tren penularan beranjak menurun, namun masih terjadi penularan.

"Kami harapkan jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis," ucapnya.

Dewa Rai mengatakan berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa dan kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar.

"Sesuai arahan pemerintah bahwa hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu," katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Berdasarkan data, secara akumulatif kasus positif tercatat 10.602 kasus, pasien sembuh 9.397 orang (88,63 persen), meninggal dunia 195 orang (1,84 persen) dan kasus aktif masih dirawat sebanyak 1.010 orang (9,53 persen).

"Mari jaga diri masing-masing agar tetap sehat. Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA