Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Penerobos Ring 1 Ditendang, Paspampres: Itu Paling Ringan

Jumat 26 Feb 2021 20:27 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bayu Hermawan

Paspampres berjaga di depan Istana Negara di Jakarta (ilustrasi)

Paspampres berjaga di depan Istana Negara di Jakarta (ilustrasi)

Foto: Halimatus Sya'diah
Paspampres memberi klarifikasi terkait video pengendara motor sport ditendang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memberi klarifikasi mengenai viralnya video yang menunjukkan salah satu anggotanya menendang seorang pengendara motor sport. Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan karena pengendara motor sport nekat menerobos meski sudah dicoba untuk dihentikan. 

Wisnu juga menjelaskan, Jalan Veteran III yang dilalui para pengendara motor sport pada Ahad (21/2) memang ditutup untuk umum karena sedang ada PAM Instalasi VVIP yakni kantor wakil presiden. Pihak kepolisian pun sudah memasang cone di ujung jalan sebagai penanda bahwa akses masuk ditutup. 

"Kalau menerobos masuk Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan prosedurnya," ujar Wisnu, Jumat (26/2). 

Baca Juga

Soal tendangan yang dilakukan anggota paspampres, Wisnu pun melihat hal itu tidak berlebihan. Bahkan, menurutnya, tindakan anggota paspampres dengan menendang terbilang paling ringan. Menurut aturan yang ada, ujar Wisnu, tindakan penerobosan kawasan VVIP bisa dilumpuhkan dengan ditembak. 

"Kalau itu hanya ditendang, tidak dipukul. Sebetulnya, itu sudah tindakan paling ringan. Kalau sudah menerobos, aturannya ditembak karena sudah mengancam. Kita kan nggak tahu dia menerobos mau apa, mau sabotase atau mau apa," ujar Wisnu. 

Artinya, ia menambahkan, tindakan yang dilakukan anggota paspampres adalah bentuk kewaspadaan. Paspampres, ujar Wisnu, tidak bisa menduga-duga saja pihak yang menerobos masuk kawasan Ring 1 punya tujuan khusus apa. 

"Jadi kita harus lumpuhkan," katanya. 

Wisnu menambahkan, kawasan Ring 1 di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta memang kerap digunakan sebagai balap liar dengan knalpot racing. Hal itu dinilai melanggar UU Lalu Lintas dan melanggar UU Jalan. "Jalan itu kan untuk umum, bukan untuk balapan," katanya. 

Dalam video yang viral, memang terlihat seorang anggota paspampres berupaya menghalau rombongan pengendara motor sport yang melintas Jalan Veteran III. Salah satu anggota paspampres bahkan terlihat menendang pengendara. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA