Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Indonesia Punya Modal Sejarah Keulamaan Perempuan

Sabtu 27 Feb 2021 00:54 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Friska Yolandha

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK), Nyai Badriyah Fayumi

Foto:
Proses melahirkan ulama perempuan sudah berada di jalur yang tepat.

Ia menilai, itu akan menjadi bagian dari perkembangan Islam Indonesia untuk dunia. Masjid Istiqlal sangat representative untuk itu, karena Istiqlal masjid terbesar sekaligus simbol masjid nomor satu di Indonesia.

Mengenai jumlah ulama perempuan di Indonesia, ia menyampaikan, mungkin belum begitu banyak tapi proses melahirkan ulama perempuan sudah di jalur yang tepat.

"Mungkin (ulama perempuan) kalau banyak banget belum, tapi proses ke arah situ sudah berada pada track yang tepat, karena kajiannya dan lembaganya dan orang-orangnya yang sedang berproses dan disiapkan untuk menjadi ulama perempuan semuanya sedang berjalan," jelas Ketua Majelis Musyawarah KUPI. 

Nyai Badriyah mengatakan, ulama perempuan yang sudah jadi saat ini juga banyak. Sudah ada perkumpulan-perkumpulan seperti KUPI. Di Jawa Tengah ada jaringan perempuan pengasuh pondok pesantren dan mubalighoh, mereka tidak menyebut ulama perempuan tapi program-programnya keulamaan perempuan.

Ia menambahkan, Komisi PRK MUI memang organisasinya ulama. Jadi Komisi PRK MUI juga menyuarakan suaranya ulama tentang perempuan, remaja dan keluarga. Ada juga beberapa lembaga yang serius dan konsen dalam pengadaan ulama perempuan.

"Sekarang ikhtiar untuk mencetak dan melahirkan ulama perempuan memang sudah berjalan baik melalui pesantren, pelatihan-pelatihan dan pengkaderan khusus dan melalui perguruan tinggi," katanya.

 

Ia menjelaskan bahwa dunia Islam Indonesia ini menjadi rujukan tentang pemenuhan dan perlindungan hak asasi perempuan serta anak. Jadi Indonesia memiliki posisi yang sangat bagus karena punya modal sosial, kultural dan sejarah tentang keulamaan perempuan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA