Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Kampung Tangguh Diklaim Turunkan Angka Covid-19

Sabtu 27 Feb 2021 00:11 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Esthi Maharani

Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran mengunjungi serta meresmikan Kampung Tangguh

Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran mengunjungi serta meresmikan Kampung Tangguh

Foto: Republika/ali mansur
Kampung Tangguh Jaya di Bojong Nangka diklaim berhasil turunkan angka Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Meski baru dua bulan berdiri, Kampung Tangguh Jaya RW 015, yang berlokasi di Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kebon Pala, Kabupaten Tangerang mampu menurunkan angka kasus Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran yang mengunjungi Kampung Tangguh Jaya tersebut bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman.

"Awalnya kasus itu hanya 20 orang, namun kian hari bertambah hingga mencapai 33 itu tertinggi. Namun, sejak kampung tangguh dijalankan, perlahan kasusnya mulai turun, terakhir ini tinggal 25 orang saja," ujar Fadil Imran dalam kunjungannya, Tangerang, Jumat (26/2)

Menurut Fadil, menurunnya angka kasus Covid-19 tersebut, penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro  didalamnya dijalankan dengan maksimal. Karena itu, ia berharap kampung tangguh RW 015 dapat menjadi contoh dari seluruh zona di Kabupaten Tangerang. Tentunya dengan harapan dapat membentuk kampung tangguhnya masing-masing.

"Sehingga semua zona di kabupaten Tangerang bisa melaksanakan Kampung Tangguh dengan pemberdayaan masyarakat. Ini juga ada pemberdayaan lele sebagai bentuk ketahanan pangan untuk menambah protein kepada masyarakat," terang Fadil.

Dalam kesempatan itu, Fadil berkomunikasi dengan pasien Covid-19 lewat sambungan video. Hasil diskusinya, menurutnya, para warga yang terdampak Covid-19 berada dalam kondisi aman khususnya dalam pengadaan makanan dan obat-obatan.

"Alhamdulillah masyarakat senang karena terbantu dengan adanya kampung tangguh ini. Kesiapan obat dan makanan pun cukup, terlebih ada hasil sayur dan pakan lele yang dapat dimanfaatkan," kata Jenderal Bintang Dua tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA