Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Tips Sederhana Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Kamis 25 Feb 2021 19:37 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Qommarria Rostanti

Tips untuk mengurangi risiko penyakit jantung. (ilustrasi).

Tips untuk mengurangi risiko penyakit jantung. (ilustrasi).

Foto: Foto : MgRol_92
Lakukan olahraga berintensitas sedang selama 150 menit dalam sepekan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beberapa faktor seperti genetika dapat membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit jantung. Meski begitu, cara terbaik untuk menghindari masalah jantung adalah dengan menjaga kesehatannya.

Gaya hidup sangat penting bagi kesehatan jantung Anda. "Ini lebih penting daripada genetika, tentang 80 persen penyakit jantung dapat dicegah," ujar seorang ahli jantung dan profesor kedokteran klinis di Rumah Sakit Presbyterian New York, Weill Cornell Medical Center, Holly S Andersen seperti dilansir di laman Health, Kamis (25/2).

Hal itu dibenarkan oleh salah satu direktur Pusat Kesehatan Kardiovaskular Wanita di Columbia University Irving Medical Center dan ahli jantung di New York-Presbyterian/Columbia, Jennifer Haythe. Jadi, apa sebenarnya yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kesehatan jantung yang lebih baik?

Berikut saran dokter yang bisa Anda tambahkan ke dalam rutinitas harian:

1. Olahraga hampir setiap hari dalam sepekan

Asosiasi jantung di Amerika, The American Heart Association (AHA), merekomendasikan untuk melakukan setidaknya 150 menit latihan intensitas sedang dalam satu pekan. Anda juga bisa berolahraga lebih keras untuk periode waktu yang lebih singkat, di mana AHA menyarankan durasinya adalah 75 menit satu pekan. 

"Aktivitas fisik adalah sumber awet muda, itu membuat sistem kardiovaskular Anda lebih efisien," kata dr Andersen. 

Jika berolahraga setiap hari menyulitkan, dia merekomendasikan untuk melakukan aktivitas agar detak jantung Anda naik setiap hari. Jalan kaki bisa menjadi pilihan. 

2. Temui dokter secara teratur

Pemeriksaan fisik tahunan ada karena suatu alasan. "Dokter dapat memeriksa gejala penyakit jantung dan juga memantau tekanan darah," kata dr Haythe.

Mengetahui tekanan darah sangat penting. Tidak ada gejala khusus tekanan darah tinggi, tetapi memiliki tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penyakit jantung.

3. Makan banyak sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian

Konsumsi produk susu bebas lemak atau rendah lemak, ikan, unggas, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan minyak nabati. Batasi makanan yang tinggi lemak jenuh seperti daging berlemak, produk susu berlemak penuh, dan minyak tropis seperti kelapa, inti sawit, dan minyak sawit. Batasi minuman dan permen yang dimaniskan dengan gula.

Menurut Direktur Lab Katerisasi Jantung di Rumah Sakit Mount Sinai, Annapoorna Kini, membuat perubahan pola makan seperti menghindari lemak jenuh yang tidak sehat akan membantu menciptakan hidup sehat untuk jantung. 

4. Lakukan yang terbaik untuk meminimalisasi stres

Stres tak hanya bisa membebani jantung, tetapi juga bisa menyebabkan hal-hal seperti tidak aktif dan makan berlebihan yang pada akhirnya menyebabkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Dia merekomendasikan untuk menambahkan meditasi dan latihan pernapasan dalam kegiatan sehari-hari Anda.

5. Jangan merokok

Kebanyakan orang sekarang sadar bahwa merokok berkaitan dengan semua jenis masalah kesehatan serius. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan menempatkan pada risiko yang lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung dan stroke. 

"Merokok buruk bagi jantung dan paru-paru, itu (merokok) buruk dalam segala hal," kata dr Kini.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA