Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Pelantikan Kepala Daerah Semarang Raya Dilaksanakan Langsung

Kamis 25 Feb 2021 19:05 WIB

Rep: bowo pribadi/ Red: Hiru Muhammad

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Foto: dokpri
Calon pejabat daerah yang hendak dilantik hanya boleh membawa keluarga inti saja.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bakal melantik 21 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 pada Jumat (26/2) besok. Sesuai dengan jadwal, pelantikan akan digelar secara langsung dan secara virtual dan dipusatkan di gedung Gradhika Bhakti Praja.

Untuk pelantikan secara langsung, dikhususkan bagi kepala daerah terpilih wilayah Semarang Raya, yang meliputi Wali Kota/Wakil Wali Kota Semarang, Bupati/Wakil Bupati Semarang, Bupati/ Wakil Bupati Kendal dan Bupati/ Wakil Bupati Demak.

“Karena saya harus di ibu kota Provinsi, maka undangan pelantikan langsung hanya kepala daerah terpilih di Semarang Raya. Untuk yang lain secara virtual,” kata Guberur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (25/2).

Guberur menyampaikan, persiapan acara sudah dilakukan, baik untuk acara pelantikan secara langsung maupun pelantikan yang untuk kali ini bakal dilaksanakan tanpa tatap muka (secara daring).

Pelantikan empat pasangan calon Bupati/Wali Kota terpilih itu lanjut Ganjar akan dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Sementara calon lain yang dilantik secara daring, nantinya di gedung DPRD di daerahnya masing- masing.

Meski empat calon Bupati/Wali Kota akan dilantik Ganjar secara langsung, ia mengingatkan tidak boleh banyak yang ikut menyertai. Calon Bupati/Wali Kota terpilih yang akan dilantik di Gradhika hanya boleh membawa keluarga intinya saja.

Yang lain seperti jajaran forkompimda tetap di daerahnya masing- masing dan bisa menyaksikan via daring. Gubernur ingin acara pelantikan ini betul- betul menjaga protokol kesehatan.

Pelaksanaan pelantikan empat kepala daerah terpilih di Gradhika akan menurutnya bakal bisa dimanajemen dengan baik apabila hanya diikuti keluarga inti saja, tanpa kehadiran banyak tamu undangan.

“Kalau hanya empat pasangan calon plus keluarga inti, maka protokol kesehatannya akan bisa dimanajemen dengan baik untuk tetap memperhatikan protokol kesehatannya,” kata Gubernur Jawa Tengah.

Seperti diketahui, sebanyak 21 daerah di JawaTengah telah usai menggelar pilkada serentak 2020 pada Desember tahun lalu. Penyelenggara (KPU) juga telah menetapkan kepala daerah terpilih.

Namun pelantikan kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak yang sedianya digelar pada 17 Februari 2021 lalu ditunda dan baru akan dilaksanakan secara langsung dan virtual pada hari Jumat (26/2) besok.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA