Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Erick Tegaskan Komitmen BUMN Dorong Pemulihan Ekonomi

Kamis 25 Feb 2021 16:59 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda

 Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, komitmen BUMN dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, komitmen BUMN dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Foto: Tangkapan Layar
Erick berharap sinergitas BUMN dapat membantu pemulihan sektor UMKM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, komitmen BUMN dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN). Erick menjelaskan peran masing-masing BUMN dalam pemulihan ekonomi.

PT Bio Farma (Persero), kata Erick, fokus dalam pengadaan hingga distribusi vaksin program pemerintah dan gotong royong, pengembangan fasilitas produksi vaksin. Sementara PT PLN memberikan listrik gratis kepada pelanggan 450 Va dan insentif diskon listrik untuk pelanggan 900 Va.

Hal serupa juga dilakukan PT Telkom yang menberikan subsidi pulsa dan kuota akses pendidikan, pengembangan sistem informasi satu data vaksinasi, dan aplikasi PeduliLindungi. "Himbara melakukan restrukturisasi kredit segmen UMKM dan korporasi besar sudah hampir Rp 407 triliun, lalu perluasan jaminan kredit UMKM dan ultra mikro oleh Jamkrindo dan Askrindo," ujar Erick dalam acara CNBC Economic Outlook 2021 di Jakarta, Kamis (24/2).

Erick menyampaikan dukungan BUMN kepada UMKM juga diwujudkan denganpengembangan sinergitas ultra mikro antara BRI, PNM, dan Pegadaian. Erick berharap sinergitas BUMN dapat membantu pemulihan sektor UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Erick menambahkan, pemerintah juga tetap mengalokasikan bantuan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak pandemi covid-19 melalui program Indonesia Bekerja dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN) dengan proyeksi alokasi anggaran sebesar Rp 523,14 triliun untuk 2021. Kata Erick, pemerintah memprioritaskan program pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja.

"Saya menekankan bagaimana prioritas proyek strategis nasional menjadi padat karya. Kita juga bantu masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja dengan proram padat karya di seluruh kementerian, termasuk BUMN," kata Erick menambahkan.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA