Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Potret Kedekatan Rasulullah SAW dengan Cucu-cucunya

Kamis 25 Feb 2021 16:38 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

Rasulullah SAW dikenal dengan dengan cucu-cucunya. Rasulullah SAW (ilustrasi)

Rasulullah SAW dikenal dengan dengan cucu-cucunya. Rasulullah SAW (ilustrasi)

Foto: republika
Rasulullah SAW dikenal dengan dengan cucu-cucunya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Semasa hidup Rasulullah Muhammad ﷺ, beliau senantiasa dekat dengan cucu-cucunya. Rasulullah begitu dekat dengan Hasan dan Husain, Nabi ﷺ memberikan nama terbaik, mencium, dan menggendong cucunya ini.

Dikutip dari laman Islamweb pada Kamis (25/2),  dalam sebuah riwayat disebutkan, Awalnya Ali menamai Hasan dengan Harb. Lalu Nabi ﷺ datang dan berkata:

عن علي بن أبي طالب رضي الله عنه قال: (لمَّا وُلِدَ الحسنُ سمَّيتُه حرباً، فجاء النبي صلى الله عليه وسلم فقال: أروني ابني، ما سميتموه؟ قلنا: حرباً، قال: بل هو حسن، فلما وُلِدَ الحسين سمَّيتُهُ حرباً، فجاء النبي صلى الله عليه وسلم فقال: أروني ابني، ما سميتموه؟ قلنا: حرباً، قال: بل هو حسين، فلما وُلِدَ الثالث سمَّيتُهُ حرباً، فجاء النبي صلى الله عليه وسلم فقال: أروني ابني، ما سميتموه؟ قلنا: حربا، فقال: بل هو محسن

Baca Juga

 "Perlihatkan cucuku. Nama apa yang kamu berikan kepadanya? "Harb", jawab Ali. Jangan namai dengan itu, tetapi namailah ia Hasan," tegas beliau.

Saat Husain lahir, Ali memberinya nama Harb. Lalu Rasulullah ﷺ datang dan berkata: "Perlihatkanlah cucuku. Nama apa yang kamu berikan kepadanya?" "Harb", jawab Ali. "Jangan namai dengan itu, tetapi namailah ia Husain", kata beliau.

Kemudian ketika anak yang ketiga lahir, Ali memberi namanya Harb. Lalu Rasulullah ﷺ datang dan berkata: "Perlihatkanlah cucuku. Nama apa yang kamu berikan kepadanya?" "Harb" jawab Ali. "Jangan namai dengan itu, tetapi namailah ia Muhsin." (HR Ahmad).  

Dalam riwayat yang lain disebutkan. Dari Abu Hurairah menuturkan, Nabi ﷺ bersabda:

من أحبهما فقد أحبني، ومن أبغضهما فقد أبغضني  "Siapa saja yang mencintai keduanya (Hasan dan Husain), berarti ia mencintaiku, dan siapa yang membenci keduanya, berarti ia membenciku." (HR Ahmad).

Disebutkan bahwa Ya'la bin Murrah pergi bersama Nabi untuk menghadiri undangan makan. Di tengah perjalanan, beliau melihat Husain sedang bermain di jalanan. Beliau langsung maju dan membentangkan kedua tangannya (untuk mendekapnya), sementara Husain berusaha menghindar kesana-kemari, beliau sengaja mencandainya. Akhirnya beliau menangkapnya. Beliau pun memegang dagu dan kepala Husain, lalu menciumnya.” (HR Ibnu Majah).

Abu Hurairah menuturkan, suatu ketika kami sholat Isya bersama Rasulullah ﷺ. Saat sujud, Hasan dan Husain naik ke punggung beliau. Saat bangkit, beliau meraih keduanya yang ada di belakang dengan lembut, lalu meletakkan keduanya secara perlahan. Saat kembali sujud, keduanya kembali naik ke punggung beliau. Seusai sholat, beliau meletakkan keduanya di pangkuan paha beliau. (HR Al Hakim).

Iyas bin Salamah menukil dari ayahnya: "Aku pernah menuntun keledai berwarna keabuan yang ditunggangi Nabi bersama Hasan dan Husain. Aku menuntun hewan itu hingga masuk ke bilik Nabi. Salah seorang cucunya duduk di depan beliau, sedangkan cucunya yang lain duduk di belakang beliau." (HR At-Tirmidzi).

Sumber: islamweb

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA