Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Presiden Xi Jinping Klaim Menang Atasi Kemiskinan di China

Kamis 25 Feb 2021 13:05 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Presiden China Xi Jinping

Presiden China Xi Jinping

Foto: REUTERS/Lintao Zhang
Standar kemiskinan China lebih rendah dari yang ditetapkan Bank Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden China Xi Jinping mengeklaim pemerintahannya menang dalam kampanye pengentasan kemiskinan di negaranya. Xi mengumumkan hai itu saat menghadiri upacara yang menandai pencapaian China dalam memberantas kemiskinan, pada Kamis (25/2) waktu setempat.

Menurut Xi, selama delapan tahun terakhir, 98,99 juta penduduk perdesaan miskin yang hidup di bawah garis kemiskinan saat ini semuanya telah keluar dari kemiskinan. Sebanyak 832 kabupaten miskin dan 128 ribu desa miskin telah dihapus dari daftar kemiskinan.

"Dengan pencapaian seperti itu, China telah menciptakan "keajaiban" lain yang akan tercatat dalam sejarah," kata Xi dilansir laman CGTN, Kamis (25/2).

Baca Juga

Xi mengatakan Partai Komunis China (CPC) telah bekerja untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat sejak didirikan. Lebih dari 10 juta orang miskin dientaskan dari kemiskinan rata-rata setiap tahun sejak Kongres Nasional ke-18 dari CPC pada tahun 2012. Xi pertama kali mengangkat konsep "pengentasan kemiskinan yang ditargetkan" pada November 2013 selama tur inspeksi di Provinsi Hunan, China tengah.

Masa jabatan kedua Xi sebagai ketua partai akan berakhir tahun depan. Namun, dia secara luas diharapkan untuk tetap dalam perannya sebagai presiden setelah mengubah Konstitusi pada 2018 untuk memungkinkannya juga tetap dalam posisi presiden untuk masa jabatan ketiga.

The People's Daily, corong resmi media partai, memuat artikel tiga halaman 22 ribu karakter pada Rabu (24/2) yang merangkum perintah pengentasan kemiskinan yang telah dikeluarkan Xi sejak mengambil alih kekuasaan. "Usahanya mencapai sukses besar dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan global," kata surat kabar itu dikutip laman Strait Times.

Tahun lalu, China menaikkan garis kemiskinan resminya untuk orang-orang yang berpenghasilan 4.000 yuan setahun, naik dari 2.625 yuan pada 2012. China mendefinisikan kemiskinan ekstrem perdesaan berdasarkan pendapatan per kapita kurang dari 4.000 yuan per tahun (620 dolar AS) atau sekitar 1,69 dolar AS per hari. Jumlah itu lebih rendah dari standar kemiskinan Bank Dunia dengan pendapatan 1,90 dolar per hari.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA