Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Monday, 11 Zulqaidah 1442 / 21 June 2021

Madrid Susah Payah Kalahkan Atalanta, Ini Reaksi Zidane

Kamis 25 Feb 2021 07:41 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

 Pelatih kepala Real Madrid Zinedine Zidane berbicara kepada media setelah pertandingan semifinal Supercup Spanyol antara Real Madrid melawan Athletic Club de Bilbao di stadion La Rosaleda di Malaga, Andalusia, Spanyol, 14 Januari 2021.

Pelatih kepala Real Madrid Zinedine Zidane berbicara kepada media setelah pertandingan semifinal Supercup Spanyol antara Real Madrid melawan Athletic Club de Bilbao di stadion La Rosaleda di Malaga, Andalusia, Spanyol, 14 Januari 2021.

Foto: EPA-EFE/Jorge Zapata
Ferland Mendy mencetak satu-satunya gol pada pertandingan tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid memastikan kemenangan tandang 1-0 yang sangat berharga atas Atalanta pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (25/2) dini hari WIB.

Ferland Mendy mencetak satu-satunya gol pada pertandingan tersebut setelah Los Blancos kesulitan menjebol pertahanan sepuluh orang.

Madrid memenangkan grup mereka di fase kompetisi sebelumnya, unggul dua poin dari Borussia Monchengladbach dan Shakhtar Donetsk dan unggul empat poin dari Inter Milan.

Penampilan Madrid membaik setelah awal musim yang goyah. Mereka menang empat kali berturut-turut di La Liga  dan sekarang duduk di pundak pemimpin klasemen Atletico Madrid, hanya tertinggal tiga poin.

Pertandingan dibuka dengan penuh semangat namun Remo Freuler dikeluarkan dari lapangan dalam keputusan yang kontroversial, sebelum Casemiro menerima kartu kuning yang akan memastikan dia melewatkan leg kedua.

Madrid tidak dapat memanfaatkan keunggulan jumlah mereka untuk sebagian besar pertandingan, sampai Mendy mencetak gol terlambat.

"Itu sulit bagi kami tetapi pada akhirnya itu adalah hasil yang bagus," kata pelatih Zinedine Zidane dikutip dari Football Espana, Kamis (25/2).

"Ini hasil penting dengan gol tandang, tapi kami tahu ada leg kedua dan kami harus menang. Itu tidak mudah, bahkan sepuluh lawan sebelas. Kami bermain melawan tim yang sangat kuat secara fisik yang bertahan dengan sangat baik, jadi ini hasil yang bagus," katanya.

Zidane enggan berkomentar secara luas tentang kartu merah yang, dalam banyak hal, membentuk permainan. "Saya tidak tahu apakah itu berlebihan," katanya.

"Kami tidak memainkan permainan yang bagus, tapi yang terpenting adalah menang. Sulit bagi kami untuk menemukan ruang (ketika berhadapan dengan sepuluh orang," jelasnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA