Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Wednesday, 2 Ramadhan 1442 / 14 April 2021

Apple Akuisisi 100 Perusahaan dalam 6 Tahun

Kamis 25 Feb 2021 06:16 WIB

Rep: idealisa masyrafina/ Red: Hiru Muhammad

Apple Inc. logo (illustration)

Apple Inc. logo (illustration)

Foto: Reuters/Michael Dalder
Akuisisi sebagian besar ditujukan untuk memperoleh teknologi dan bakat.

REPUBLIKA.CO.ID,NEW YORK--Apple telah mengakuisisi sekitar 100 perusahaan selama enam tahun terakhir. Menurut CEO Apple, Tim Cook, hal ini berhasil dilakukan oleh perusahaan tersebut setiap tiga hingga empat minggu.Apple baru-baru ini menghasilkan pendapatan kuartal terbesar sepanjang masa, menghasilkan 111,4 miliar dolar AS pada kuartal pertama tahun fiskal 2021.

Cook mengatakan kepada rapat pemegang saham tahunan Apple pada Selasa (23/2), bahwa akuisisi sebagian besar ditujukan untuk memperoleh teknologi dan bakat. Akuisisi terbesar Apple dalam dekade terakhir adalah pembelian Beats Electronics senilai 3 miliar dolar AS, pembuat headphone yang didirikan oleh rapper dan produser Dr Dre, dilansir di BBC, Kamis (25/2).

Pembelian profil tinggi lainnya adalah perusahaan perangkat lunak pengenalan musik Shazam, seharga 400 juta dolar AS pada tahun 2018.Seringkali, Apple membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dan kemudian memasukkan inovasi mereka ke dalam produknya sendiri.

Salah satu contohnya adalah PrimeSense, sebuah perusahaan penginderaan 3D Israel yang teknologinya berkontribusi pada FaceID Apple. Apple juga berinvestasi dalam teknologi back-end yang tidak begitu terlihat oleh pengguna iPhone atau Macbook.

Pada tahun lalu, Apple telah membeli diantaranya beberapa perusahaan kecerdasan buatan (AI), bisnis acara realitas virtual, startup pembayaran, dan bisnis podcast. Pada tahun 2019, Apple membeli Drive.ai, sebuah perusahaan antar-jemput tanpa pengemudi, dalam upaya untuk mengembangkan teknologi self-driving.

Pada tahun 2016, Apple juga mengambil 1 miliar dolar AS saham di layanan pemesanan kendaraan China Didi Chuxing, meskipun itu bukan kepentingan pengendali. Apple adalah raksasa teknologi yang sangat menguntungkan dengan nilai lebih dari 2 triliun dolar AS, jadi Apple memiliki banyak uang untuk melakukan akuisisi.

Tetapi meski telah membeli 100 perusahaan dalam enam tahun, Apple tampaknya sangat selektif tentang perusahaan apa yang dibelinya.

Misalnya, pendiri Tesla Elon Musk baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia mendekati Tim Cook untuk membeli bisnis mobil listriknya ketika bisnis tersebut bermasalah pada tahun 2013. Menurut Musk, Cook tidak menghadiri pertemuan itu.

Diukur berdasarkan nilai, akuisisi Apple sebenarnya jauh lebih terkendali daripada banyak pesaing teknologinya. Microsoft membayar 26 miliar dolar AS untuk LinkedIn, Amazon membayar 13,7 miliar dolar AS untuk Whole Foods dan Facebook membayar 19 miliar dolar AS untuk WhatsApp. Sepuluh pembelian terbesar Apple yang disatukan akan tetap bernilai jauh lebih rendah daripada kesepakatan mana pun di atas. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA