Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

88 Pelanggar Prokes Didenda di Kota Bekasi

Kamis 25 Feb 2021 04:02 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Hiru Muhammad

Sejumlah warga yang terjaring razia protokol kesehatan mengikuti rapid test oleh petugas medis di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/12/2020). Tim Gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan rapid test kepada warga yang terjaring razia protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Sejumlah warga yang terjaring razia protokol kesehatan mengikuti rapid test oleh petugas medis di Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (29/12/2020). Tim Gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan rapid test kepada warga yang terjaring razia protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Petugas gabungan telah mengumpulkan denda sebanyak Rp 1,4 juta di Kecamatan Rawalumbu

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI--Sebanyak 88 pelanggar protokol kesehatan terjaring dalam operasi yustisi yang digelar petugas gabungan. Operasi itu dilakukan di dua wilayah yang ada di Kota Bekasi yakni Kecamatan Rawalumbu dan Bekasi Timur.

Petugas masih mendapati sejumlah warga masyarakat saat melakukan aktifitas di luar rumah tidak mengenakan masker dan kerap mengabaikan protokol kesehatan.“Pada operasi tersebut  para pelanggar prokes diberi sanksi oleh petugas gabungan, adapun total denda Rp. 2.293.000,” kata Kabag Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sayekti Rubiah, dalam keterangan resmi, Rabu (23/2).

Operasi yustisi dilakukan berdasarkan ketentuan yang terdapat dalam SE Ketua Komite Kebijakan Penanganan (K2P) Covid -19 dan Transformasi Pemulihan (TP) Kota Bekasi No. 556/273/SET. COVID-19 dan Perda Kota Bekasi No. 15 Tahun 2020 tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru Dalam Penanganan Wabah Covid-19 pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di wilayah Kota Bekasi.

Sebelumnya, petugas gabungan telah mengumpulkan denda sebanyak Rp 1,4 juta di Kecamatan Rawalumbu. Operasi tersebut masih rutin dilakukan untuk menghimbau kepada masyarakat Kota Bekasi agar selalu mematuhi protokol kesehatan 4 M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Menghindari kerumunan).“Bagi para pelanggar yang melakukan pelanggaran kembali akan di kenakan sanksi denda administratif,” katanya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA